Ringkasan Berita:
- Kecelakaan terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (19/10/2025) pagi.
- Seorang pemotor bernama Putra Cahyo Paputungan meninggal dalam kejadian tersebut.
- Selain Putra, ada empat orang lain yang juga menjadi korban. Ada yang mengalami luka berat hingga luka ringan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (19/10/2025) pagi, mengakibatkan seorang pemotor tewas.
Jalan Gatot Subroto berjarak sekitar 4,6 kilometer dari RSUD Kotamobagu, atau 10 menit berkendara melalui rute Matali-Torosik.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita.
Berikut fakta-faktanya:
Kecelakaan lalu lintas terjadi (lakalantas) yang terjadi Minggu pagi tersebut melibatkan dua sepeda motor.
Dua sepeda motor yang saling bertabrakan di jalan umum tersebut masing-masing berjenis matic dan motor bebek.
Lima orang jadi korban dalam peristiwa tersebut. Satu orang dinyatakan meninggal, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.
Keempat korban luka merupakan pengendara dan penumpang dari kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Di antara mereka ada yang mengalami luka ringan hingga luka berat. Saat ini, keempat korban telah mendapatkan perawatan medis.
Berikut identitas para korban:
1. Putra Cahyo Paputungan (pengendara motor bebek), meninggal dunia
2. AK (pengendara motor matic), mengalami luka berat di kepala dan dada, dalam kondisi tidak sadar
3. YP (penumpang motor matic), mengalami luka lecet di kaki kanan
4. ARP (penumpang motor bebek), mengalami luka ringan
5. JP (penumpang motor bebek), mengalami luka ringan.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Kotamobagu, Iptu Luster Simanjuntak, korban yang meninggal teridentifikasi sebagai Putra Cahyo Paputungan.
Putra meninggal setelah mengalami benturan pada bagian kepala.
Sebelum dinyatakan meninggal, ia sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kotamobagu.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, akhirnya kronologi kecelakaan tersebut diketaui.
Awalnya, sepeda motor jenis matic yang dikendarai oleh AK (21) berboncengan dengan YP (23) bergerak dari arah Desa Lobong menuju ke pusat Kota Kotamobagu.
Sesampainya di Jalan Umum Gatot Subroto, pengendara motor matic berbelok ke arah kanan menuju lorong Kepala di Kelurahan Mongkonai.
Pada saat yang bersamaan, muncul sepeda motor jenis bebek yang dikendarai oleh Putra Cahyo Paputungan (19), dan berboncengan dengan ARP (16) serta JP (27).
Motor itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah pusat kota menuju Desa Lobong.
Benturan keras pun tak terhindarkan.
Kedua kendaraan akhirnya mengalami kerusakan parah akibat tabrakan.
Iptu Luster Simanjuntak menyebut, polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait insiden yang menyebabkan Putra Cahyo Paputungan meninggal.
Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami masih mendalami, tahap penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.
1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.
7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
9. Jangan lawan arus.
10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
(Tribun Manado/ Diki Gobel)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.