TRIBUNTRENDS.COM - Perselisihan keluarga yang seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan kini justru bergulir ke meja hijau.
Penyanyi Denada menyayangkan konflik yang melibatkan orang-orang terdekatnya harus berujung pada proses hukum, terlebih menyangkut tudingan serius berupa dugaan penelantaran anak.
Situasi ini menjadi semakin berat karena perkara tersebut tidak hanya melibatkan dirinya dan seorang anak yang mengaku sebagai darah dagingnya, tetapi juga menyeret sosok paman yang selama ini dianggap sebagai bagian inti keluarga.
Baca juga: Pekerjaan Dino Rossano, Adik Ibu Denada yang Diminta Mengasuh Ressa Rizky Sejak Kecil di Banyuwangi
Denada kini resmi menjadi tergugat dalam perkara perdata yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Gugatan tersebut diajukan oleh Ressa Rizky Rossano (24), yang mengklaim sebagai anak kandung Denada.
Tak main-main, gugatan itu disertai tuntutan ganti rugi dengan nilai fantastis, mencapai Rp7 miliar.
Perkara ini telah teregister di PN Banyuwangi pada 26 November 2025, dengan nomor perkara 288/Pdt.G/2025/PN.Byw.
Denada pun menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya menghadapi proses hukum yang kini tengah berjalan.
Melalui kuasa hukumnya, Moch Iqbal, Denada mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam.
Bukan hanya karena digugat oleh seseorang yang mengaku sebagai anak kandungnya, tetapi juga karena keterlibatan sang paman, Dino Rossano Hansa.
Dino diketahui merupakan adik kandung mendiang Emilia Contessa, ibu Denada. Selama ini, Dino pula yang mengasuh Ressa Rizky Rossano sejak masih bayi di Banyuwangi, Jawa Timur.
Menurut pihak Denada, kekecewaan itu terasa berlipat karena sosok paman seharusnya menjadi pengganti figur ayah dalam keluarga, bukan justru berdiri di barisan penggugat.
"Merasa kecewa. Ditambah lagi pasca kepergian almarhumah Emilia Kontesa, sang ibunda, sosok turut penggugat dua merupakan keluarga satu-satunya dari Denada," ujar Moch Iqbal, kuasa hukum Denada dikutip dari Cumicumi, Senin, (12/1/2026).
Kekecewaan tersebut semakin mendalam karena Dino Rossano Hansa disebut sebagai satu-satunya saudara kandung Emilia Contessa yang masih hidup.
Alih-alih mengambil peran sebagai penengah atau mediator dalam konflik keluarga ini, sang paman justru memilih menempuh jalur hukum.
Keputusan itu dinilai melukai perasaan Denada yang selama ini menganggap Dino sebagai figur orang tua pengganti.
"Cuman sedihnya itu kok orang yang harusnya jadi ayah apa ya, ayahnya Mbak Denada secara keluarga itu lho, ada apa?
Itu kok malah melakukan gugatan kayak gini? Apa maksudnya gitu?," sambungnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa konflik ini bukan sekadar perkara hukum, melainkan juga luka emosional yang dalam bagi Denada.
Baca juga: Denada Tak Terima Dituding Telantarkan Anak, Klaim Sudah Beri Nafkah, Ressa Menangis Minta Diakui
Dalam gugatannya, Ressa Rizky Rossano mengaku baru mengetahui statusnya sebagai anak kandung Denada setelah berusia 24 tahun.
Selama itu pula, Ressa yang diasuh oleh Dino Rossano Hansa menyebut tidak pernah menerima nafkah atau tanggung jawab finansial dari Denada.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi dasar tudingan penelantaran anak yang kini dipersoalkan secara hukum.
Menanggapi tuduhan tersebut, Denada melalui kuasa hukumnya, Muhammad Ikbal, membantah keras adanya penelantaran terhadap anak kandungnya.
Ikbal menegaskan bahwa Denada telah memberikan bentuk tanggung jawab secara finansial.
"Oh, enggak ada kalau penelantaran itu, wong dibelikan mobil, ada transferan juga," kata Iqbal, dikutip dari YouTube Cumicumi, Senin (12/1/2026).
"Intinya kita menangkis semua itu," sambungnya.
Pihak Denada juga menyatakan telah menyiapkan bukti-bukti pendukung untuk disampaikan dalam persidangan.
Muhammad Ikbal memastikan bahwa seluruh bukti terkait bantahan tersebut telah dikantongi dan siap diserahkan kepada majelis hakim.
"Yang jelas kita bukti-bukti ada semua ya. Tinggal ngasih ke hakimnya aja kok," ujar Iqbal.
Namun, ia menegaskan bahwa detail bukti tersebut belum bisa diungkap ke publik saat ini.
"Kalau masalah nanti detailnya ya sabar dululah. Tunggu persidangan," lanjutnya.
Baca juga: Curhat Ditelantarkan, Ressa Iri Lihat Perjuangan Denada untuk Aisha: Aku Kok Gak Dapat Hak yang Sama
Meski menghadapi gugatan bernilai miliaran rupiah dan konflik keluarga yang menyita emosi, Denada disebut memilih bersikap tenang.
Kuasa hukumnya menyebut penyanyi bernama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu masih berharap persoalan ini bisa disikapi secara bijak.
"Kalau selama ini ya santai-santai, ya semua kan keluarga bisa dibicarakan mungkin gitu," terangnya.
Sebagai bagian dari proses hukum, sidang mediasi kedua antara Ressa Rizky Rossano dan Denada Tambunan dijadwalkan akan digelar pada 15 Januari 2026.
Sidang tersebut diharapkan dapat membuka ruang dialog sebelum perkara berlanjut ke tahap pemeriksaan pokok perkara.
Di tengah proses hukum yang terus berjalan, konflik ini menjadi potret getir bagaimana persoalan keluarga, ketika tak menemukan jalan damai, dapat berubah menjadi pertarungan panjang di ruang pengadilan.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.