TRIBUNNEWS.COM - Liga Arab Saudi telah menjadi magnet bagi para pemain bintang dunia sejak beberapa tahun terakhir.
Hal itu tak lepas dari gaji yang melimpah serta berkat suntikan dana besar dari Public Investment Fund (PIF).
Namun, tidak semua pemain merasa nyaman di sana. Beberapa superstar justru mengalami ketidakpuasan, mulai dari masalah adaptasi hingga konflik dengan manajemen klub.
Bahkan yang terbaru, bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo tampak tak kerasan di Liga Arab Saudi dan sempat mogok bermain pada pekan ke-20, Senin (2/2/2026) lalu.
Lalu siapa saja pemain bintang yang saat ini tak betah bermain di Liga Arab Saudi? berikut rangkuman yang dikutip dari Planet Football.
Cristiano Ronaldo, megabintang asal Portugal yang bergabung dengan Al-Nassr pada Januari 2023, menjadi salah satu contoh paling menonjol.
Meski telah mencetak banyak gol dan menjadi ikon liga, Ronaldo merasa frustrasi dengan kebijakan PIF—yang memiliki 75 persen saham di empat klub besar: Al-Hilal, Al-Nassr, Al-Ahli, dan Al-Ittihad.
Konflik ini bermula saat Al Hilal merekrut Karim Benzema secara gratis dari Al Ittihad.
Transfer Benzema, mantan rekan setim Ronaldo di Real Madrid, dianggapnya tidak adil karena menguntungkan Al Hilal dalam perburuan gelar juara Liga Arab Saudi.
Akibatnya, Ronaldo melakukan mogok bermain dan absen dalam pertandingan terakhir Al-Nassr sebagai bentuk protes.
Saat ini, belum jelas kapan ia akan kembali bertanding, meski kontraknya masih berlaku hingga 2027.
Konflik ini pun memicu spekulasi besar tentang masa depan Ronaldo di Al Nassr.
Bahkan, Ronaldo dikabarkan berpeluang kembali ke Eropa atau pindah ke MLS, termasuk rumor tentang potensi comeback ketiga ke Manchester United.
Baca juga: Legenda MU Bongkar Peluang Ronaldo CLBK dengan The Red Devils usai Konflik Bersama Al Nassr
Penyerang Uruguay yang pernah membela Liverpool, Darwin Nunez, pindah ke Al Hilal pada musim panas lalu dengan harapan besar.
Namun, adaptasinya di Timur Tengah ternyata tidak berjalan mulus.
Nunez kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, termasuk iklim, budaya, dan gaya hidup di Arab Saudi.
Selama beberapa bulan terakhir, ia telah aktif mencari jalan keluar dari klub, meski performanya di lapangan cukup solid.
Situasi ini membuatnya menjadi salah satu eks Liverpool yang tak betah, dan rumor transfer kembali ke Eropa semakin santer terdengar.
Karim Benzema, pemenang Ballon d'Or 2022, awalnya bergabung dengan Al Ittihad pada 2023 dan menjadi andalan tim.
Namun, belakangan ini hubungannya dengan klub memburuk.
Benzema merasa frustrasi setelah Al Ittihad menawarkan perpanjangan kontrak yang dianggapnya tidak menghormati peran pentingnya di tim.
Tawaran tersebut dianggap terlalu rendah dan tidak sesuai dengan kontribusinya.
Akibatnya, ia baru saja pindah ke Al Hilal—klub rival yang juga dimiliki PIF—meski ketidakpuasan ini masih membayangi kariernya di liga tersebut.
Bek serba bisa asal Portugal, Joao Cancelo, bergabung dengan Al Hilal tetapi langsung mengalami konflik internal.
Ia tidak puas dengan manajemen pelatih Simone Inzaghi, yang membuatnya memaksa keluar melalui peminjaman ke Barcelona hingga akhir musim ini.
Meski kontraknya dengan Al Hilal berlaku hingga 2027, Cancelo kemungkinan besar akan mencari jalan keluar permanen pada musim panas mendatang.
Ketidakpuasan ini mencakup masalah taktik dan peran di tim, yang membuatnya merasa tidak dihargai di Liga Arab Saudi.
Fenomena ini menunjukkan bahwa meski Liga Arab Saudi menawarkan gaji fantastis, faktor non-finansial seperti adaptasi budaya, dukungan klub, dan dinamika tim tetap menjadi tantangan besar bagi para pemain bintang.
Bagi Ronaldo dan kawan-kawan, masa depan mereka di Arab Saudi masih penuh tanda tanya, dengan kemungkinan comeback ke Eropa atau liga lain semakin terbuka lebar.
Menarik dinantikan kelanjutkan masa depan pemain bintang di atas.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.