TRIBUNNEWS.COM - Dicoding, platform pendidikan teknologi terdepan di Indonesia, telah sukses menyelenggarakan program Asah 2025, sebuah program pembelajaran teknologi intensif yang mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja digital masa kini melalui penguasaan keterampilan teknologi yang banyak dibutuhkan, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta penguatan soft skills yang esensial. 

Program ini ditutup dengan seremoni kelulusan yang diselenggarakan pada bulan Februari sebagai bentuk apresiasi atas capaian para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan pendampingan selama enam bulan.

Berkolaborasi dengan Accenture, program Asah memadukan pembelajaran mandiri dalam platform Dicoding dengan kelas live, sesi mentoring, serta studi kasus berbasis kebutuhan industri nyata. 

Para peserta bekerja dalam tim untuk menerapkan keterampilan mereka dalam membangun solusi atas tantangan industri sehingga memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital. 

Hingga saat ini, program ini telah melatih ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 75 persen peserta berasal dari kota kecil dan menengah, mendukung pemerataan akses terhadap pendidikan teknologi di Indonesia.

Baca juga: Dicoding Luncurkan Program Beasiswa Asah Beri Pelatihan Teknologi Intensif untuk 2000 Mahasiswa

Keberhasilan Program Asah juga tercermin dari kisah para lulusannya. Salah satunya adalah Alia Jennifer Kim Ritzky, mahasiswi Sistem Informasi dari Universitas Gunadarma, yang dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Asah 2025. Dalam sambutannya, Alia membagikan pengalamannya selama mengikuti program.

“Saya merasakan langsung manfaat program Asah saat menjalani magang sebagai IT Operations Intern di salah satu perusahaan logistik terbesar di Indonesia. Awalnya, saya merasa gugup saat berinteraksi dengan para senior leader. Namun, pelatihan soft skills di Asah membantu saya membangun kepercayaan diri dan membentuk pola pikir yang lebih positif,” ujar Alia.

Dengan tingkat kelulusan mencapai 95 persen, Asah menjadi salah satu program paling sukses yang diselenggarakan Dicoding dalam enam tahun terakhir. 

Pada seremoni kelulusan, Dicoding juga mengumumkan bahwa program ini akan kembali hadir dalam beberapa bulan ke depan, melanjutkan komitmen untuk memperluas pendidikan teknologi yang inklusif dan berkelanjutan. Pendaftaran akan dibuka pada pertengahan tahun 2026 melalui dicoding.com.

CEO Dicoding Indonesia, Narenda Wicaksono mengatakan, “Program Asah membuktikan bahwa talenta digital unggul dapat lahir dari mana saja. Fakta bahwa sebagian besar peserta berasal dari kota kecil dan menengah menunjukkan bahwa ketika akses dan kesempatan didistribusikan secara merata, potensi luar biasa dapat berkembang. Kolaborasi Dicoding dengan Accenture membantu menjembatani kesenjangan keterampilan serta membangun talenta berkualitas tinggi yang dibutuhkan untuk transformasi digital Indonesia.”

Sementara itu, Managing Director AI and Data Accenture Indonesia, B. Budiono, menyampaikan bahwa, “Melalui Program Asah, kami membekali mahasiswa tidak hanya dengan keterampilan teknologi mutakhir, termasuk AI, tetapi juga dengan pola pikir, ketangguhan, dan kesiapan profesional yang dibutuhkan untuk berkembang di era AI. Investasi pada talenta muda hari ini merupakan kunci bagi daya saing Indonesia di masa depan.”

Baca juga: Program Beasiswa Asah dari Accenture dan Dicoding Siap Beri Pelatihan Teknologi Berstandar Industri

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.