TRIBUNKALTIM.CO - Selasa (17/2/2026) menandai Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini menandai peralihan dari Tahun Ular Kayu menuju Tahun Kuda Api 2026.
Dalam perspektif feng shui 2026 dan dinamika pasar, tahun ini diproyeksikan menjadi fase penuh momentum, namun tetap menuntut disiplin tinggi dalam pengelolaan keuangan dan investasi.
Simak daftar bisnis yang diprediksi bakal cuan di Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang merupakan Tahun Kuda Api 2026.
Baca juga: 50 Ucapan Selamat Hari Raya Imlek 17 Februari 2026 Lengkap dengan Background Imlek 2026 Terbaru
Founder Feng Shui Consulting Indonesia, Yulius Fang, menilai Tahun Kuda Api membawa energi optimisme, percepatan, dan ekspansi.
Meski demikian, keberhasilan justru terletak pada strategi yang tenang, terukur, dan bertahap.
“Slow and steady win the race, melangkah mantap menuju kemajuan akan memberikan hasil yang lebih berkelanjutan,” ujar Yulius dalam acara Market Outlook 2026 BRI Danareksa Sekuritas di Jakarta, Jumat (13/2).
Menurutnya, investor perlu menjaga arus kas (cash flow), menghindari overconfidence, serta fokus pada pertumbuhan yang konsisten di tengah volatilitas.
Yulius memetakan peluang bisnis berdasarkan elemen feng shui sebagai berikut:
Elemen Air, mencakup sektor:
Sektor berbasis jasa dan mobilitas dinilai memiliki peluang besar seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.
Elemen Kayu, meliputi:
Sektor ini berpotensi mendapat dorongan dari ekspansi dan peningkatan konsumsi domestik.
Elemen Tanah, termasuk:
Sektor defensif dan kebutuhan dasar tetap memiliki daya tahan di tengah gejolak.
Elemen Api, sektor yang diprediksi agresif:
Elemen api melambangkan transformasi, volatilitas, dan eksposur risiko tinggi—namun dengan potensi imbal hasil besar.
Elemen Logam (Diprediksi Menantang), meliputi:
Sektor ini diperkirakan menghadapi tekanan lebih besar di fase awal tahun.
Yulius memperkirakan bursa domestik masih berpotensi mengalami koreksi hingga semester I-2026 sebelum memasuki fase bullish hingga akhir tahun.
Rekomendasi Alokasi Portofolio:
Strategi diversifikasi dinilai krusial untuk meredam volatilitas awal tahun.
Secara terpisah, Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menilai transisi menuju Kuda Api menjadi titik infleksi bagi pasar modal Indonesia.
“Tahun 2026 bukan sekadar pergantian kalender, tetapi katalis pembaruan. Gelombang reformasi struktural berpotensi memperkuat integritas pasar,” ujarnya kepada Kontan.
Menurutnya:
Strategi buy and hold tradisional berisiko tergerus inflasi dan volatilitas.
Pasar akan bergerak dalam rotasi sektor yang cepat.
Strategi active rebalancing dan stock picking agresif lebih relevan.
Emiten dengan narasi pertumbuhan kuat dan likuiditas tinggi berpeluang mendapat valuasi premium.
“Diam di tempat adalah risiko terbesar. Bergerak cepat atau akan tersapu oleh laju pasar,” tegas Liza.
Kesimpulan: Disiplin dan Adaptif Jadi Kunci
Tahun Kuda Api 2026 menghadirkan kombinasi energi ekspansif dan volatilitas tinggi. Investor dituntut:
Portofolio yang adaptif dan responsif terhadap arah pasar diprediksi menjadi pemenang di tengah percepatan siklus investasi.
Tahun ini bukan panggung bagi yang pasif, melainkan bagi yang sigap membaca momentum dan berani mengeksekusi strategi secara terukur.
Baca juga: 25 Poster Tahun Baru Imlek 2026 Desain Meriah Cocok untuk Share ke Medsos
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.