Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Hujan es melanda Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).

Hal itu seperti yang dikatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda di Sidoarjo.

“Pantauan citra radar kami di sekitar pukul 14.11 WIB terdapat awan CB dengan nilai reflektivitas 59 dBz, yang artinya awan tinggi dan dingin,” ungkap Prakirawan Cuaca BMKG Juanda, Adityo Mega Anggoro, Selasa (3/3/2026).

Sehingga, kata dia, ketika proses peluruhan dapat menyebabkan hujan es.

Ketinggian awan CB kurang lebih 9 km.

“Memang ada cluster awan Cumulonimbus di wilayah tersebut dengan nilai reflektivitas tinggi (59 dBz/warna ungu),” tambah Adityo saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan, hujan es terjadi akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil.

Kondisi atmosfer itu memicu pertumbuhan awan konvektif seperti awan Cumulonimbus yang menjulang tinggi.

“Saat terjadi hujan dan angin kencang, hindari aktivitas di luar ruangan. Kalau berkendara segera menepi mencari tempat aman,” pungkasnya.

Viral di Media Sosial

Fenomena hujan es terjadi di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (13/3/2026),

Kejadian ini viral di berbagai media sosial (medsos) seperti di akun Instagram @sawoo.info. 

Baca juga: Guyuran Hujan Tak Surutkan Semangat, 1.774 Pelajar SD di Bondowoso Meriahkan Tari Tottaan Dereh

Kari golekne adu. Gawe buko cocok iki cah (tinggal mencari pelengkapnya. Untuk berbuka puasa cocok ini),” tulis akun @sawoo.info.

Fenomena hujan es ini dikonfirmasi oleh Kepala Desa Pangkal, Supriyanto.

Dia membenarkan, ada hujan es di Desa Pangkal.

“Hujan es betul namun sekedap (hanya sebentar) sekitar 5 menit, lalu terang (reda),” ungkap Kades Pangkal, Supriyanto, Selasa (3/3/2026) sore.

Dia menjelaskan, sebelum ada fenomena hujan es, terjadi angin kencang.

Kemudian turun hujan es di Desa Pangkal.

“Angin terus hujan deras hujan es cuma 5 menit. Tidak lama tidak menimbulkan banjir atau bencana,” papar Supriyanto kepada Tribun Jatim Network.

Baca juga: Arema FC vs Bali United, Singo Edan Tancap Gas Latihan di Bawah Guyuran Hujan di Bulan Ramadan

Supriyanto menjelaskan, hujan es terjadi pukul 14.00 WIB.

Hujan es rupanya tidak hanya sekali terjadi di Desa Pangkal Kecamatan Sawoo.

“Seingat saya beberapa kali hujan es. Tapi jaraknya jauh-jauh, beberapa tahun lalu juga ada. Tapi ya cuma sebentar 5 menit, kadang malah 1-2 menit,” ucapnya.

Untuk hujan es yang baru terjadi maupun yang dulu-dulu terjadi, Supriyanto mengaku ukuran esnya kecil.

“Heleh alit kok (kecil kok). Ukurannya kerikil,” pungkasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.