Jakarta -
Penerbangan mulai dioperasikan di beberapa bandara utama Uni Emirat Arab (UEA), termasuk Dubai, Abu Dhabi, dan Sharjah, setelah penutupan wilayah udara. Namun, masih terbatas.
Langkah tersebut bertujuan untuk membantu penumpang yang terhambat oleh situasi terkini di kawasan tersebut, agar dapat melanjutkan perjalanan sesuai dengan jadwal yang diumumkan maskapai.
Mengutip , Rabu (4/3/2026), Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA) mengatakan langkah itu akan melibatkan sejumlah penerbangan komersial terbatas yang akan diumumkan maskapai kepada penumpang yang terdampak.
Pembaruan jadwal penerbangan juga dilakukan oleh maskapai-maskapai UEA, seperti Etihad Airways, Emirates, flydubai, dan Air Arabia, setelah penutupan wilayah udara di negara tersebut. Pada konferensi hari Selasa kemarin, GCAA mengungkapkan bahwa hingga saat itu sekitar 17.498 penumpang telah dipulangkan melalui 60 penerbangan.
Ke depannya, diperkirakan 80 penerbangan per hari akan dioperasikan. Semua maskapai menegaskan bahwa penumpang hanya boleh pergi ke bandara setelah menerima pemberitahuan langsung dari maskapai.
Etihad Airways
Etihad mengumumkan bahwa penerbangan komersial ke dan dari Abu Dhabi akan tetap ditangguhkan hingga pukul 14.00 waktu setempat pada 5 Maret. Meskipun begitu, beberapa penerbangan reposisi, kargo, dan repatriasi akan tetap beroperasi dengan persetujuan otoritas setempat.
Maskapai ini memastikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dan hanya akan melanjutkan penerbangan setelah semua persyaratan keselamatan dipenuhi. Penumpang Etihad diminta untuk memeriksa status penerbangan mereka di etihad.com sebelum menuju bandara, memastikan detail kontak dalam pemesanan sudah diperbarui.
Kemudian, penumpang yang tiketnya diterbitkan pada atau sebelum 28 Februari, dengan tanggal perjalanan hingga 10 Maret, dapat melakukan pemesanan ulang tanpa biaya tambahan hingga 31 Maret. Dan pengembalian dana dapat diajukan melalui situs Etihad atau agen perjalanan.
Emirates
Emirates menginformasikan bahwa penerbangan ke dan dari Dubai akan tetap ditangguhkan hingga pukul 11.59 waktu di sana pada 4 Maret. Namun, penerbangan repatriasi penumpang dan penerbangan kargo terbatas telah dioperasikan pada 3 dan 4 Maret.
Maskapai ini meminta penumpang untuk memeriksa pembaruan operasional melalui situs Emirates dan memantau email untuk pemberitahuan tentang perubahan penerbangan. Pada 3 Maret, penerbangan menuju London, Paris, Frankfurt, dan beberapa kota lainnya sudah mulai berjalan.
Flydubai
Flydubai melanjutkan sebagian penerbangan terjadwal pada 3 Maret. Penerbangan terbatas mulai dioperasikan dari terminal 2 dan 3 di Bandara Internasional Dubai.
Maskapai ini menyatakan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan kelancaran operasional dan berupaya meningkatkan frekuensi penerbangan setelah pembatasan dicabut.
Air Arabia
Air Arabia mengumumkan bahwa penerbangan ke dan dari UEA, termasuk dari bandara Sharjah dan Abu Dhabi, ditangguhkan sementara hingga pukul 15.00 pada 4 Maret. Penerbangan ke Lebanon, Yordania, Suriah, dan Irak juga ditunda hingga 5 Maret.
Maskapai ini menambahkan bahwa beberapa penerbangan terbatas dapat berjalan dengan persetujuan otoritas dan keselamatan yang ketat, dan penumpang yang terdampak akan diberitahu langsung.
Penumpang dari semua maskapai penerbangan diminta untuk memeriksa status penerbangan mereka sebelum menuju bandara dan hanya berangkat jika telah menerima konfirmasi dari maskapai terkait.