BANJARMASINPOST.CO.ID - Telah viral di media sosial, seorang polisi kesakitan memegang kakinya yang ternyata terlindas ban bus.

Ternyata, kakinya patah pada lima titik bagian. Ini berawal dari menegur sopir yang melanggar lalulintas.

Ya, sebuah bus yang hendak menjemput penumpang arus balik di Terminal Purboyo Madiun melindas kaki anggota Satlantas Polres Madiun Kota.

Kondisi itu mengakibatkan kaki kiri petugas berinisial PSA patah hingga dilarikan ke rumah sakit.

Video terlindasnya kaki anggota Satlantas Porles Madiun Kota pun viral di media sosial. Video berdurasi satu menit 11 detik itu viral akun instagram Info Madiun Raya.

Dalam video itu nampak sebuah bus berwarna coklat posisi melintang di simpang lima tuga pendekar Kota Madiun.

Baca juga: Mobil Tak Kuat Nanjak di Jalur Loksado, Petugas Satpol PP dan Damkar HSS Bantu Dorong 

Beberapa saat kemudian terlihat beberapa anggota polisi menghadang bus lalu mengamankan seorang kernet bus tersebut.

Sementara tak jauh dari bus nampak seorang anggota Satlantas Polres Madiun Kota berinisial PSA duduk kesakitan memegang kaki kirinya.

Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono yang dikonfirmasi Selasa (24/3/2026), membenarkan insiden yang menimpa salah satu anggotanya tersebut. Peristiwa itu terjadi kemarin, Senin (23/3/2026).

“Akibat kejadian itu kaki kiri anggota kami patah karena terlindas ban bus,” kata Nanang.

Nanang menyatakan kejadian itu bermula saat beberapa anggotanya melakukan penindakan terhadap bus pariwisata dengan nopol AB 7542 UA lantaran melanggar rambu-rambu lalu lintas.

Sesuai aturan, bus seharusnya melewati jalan Ring Road untuk menuju ke Terminal Purboyo Madiun. Lantaran melanggar lalu lintas, anggota Satlantas Polres Madiun Kota meminta agar pengemudi bus melakukan putar balik menuju ruas jalan yang benar.

“Jadi kami kemarin melaksanakan penindakan terhadap bus untuk putar balik. Namun saat putar balik, ban kanan bus melindas kaki anggota kami,” ujar Nanang.

Akibat peristiwa tersebut, kata Nanang, korban mengalami patah kaki kirinya. Bahkan patah kaki terjadi pada lima titik.

Terhadap peristiwa itu, awak bus beserta armadanya diamankan di Satlantas Polres Madiun Kota. Tak hanya itu, pengemudi juga dikenakan tilang manual karena pelanggaran lalu lintas.

“Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas yang ban bus melindas kaki anggota kami masih didalami tim Unit Gakum,” jelas Nanang.

Informasi yang dihimpun bus pelindas kaki polisi berasal dari Ponorogo menuju Terminal Purboyo untuk mengambil penumpang dan akan menuju ke Jakarta. Bus tersebut berasal dari Yogyakarta.

198 Kecelakaan Kala Mudik Lebaran 2026

Polri mencatat sebanyak 198 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi pada hari ke-12 pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Selasa (24/3/2026).

Dari jumlah tersebut, 18 orang dilaporkan meninggal dunia.

Juru Bicara Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, mengatakan ratusan kecelakaan itu terjadi dalam periode Senin (23/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (24/3/2026) pukul 06.00 WIB.

“Pada periode ini terdapat 198 kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian meninggal dunia 18 orang, luka berat 52 orang, dan luka ringan 468 orang," kata Jansen dalam keterangannya, Selasa.

Selain korban jiwa dan luka, kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp 534.150.051.

Meski demikian, Jansen memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum masih aman dan kondusif, serta tidak terdapat kejadian menonjol selama periode pemantauan.

“Secara umum situasi kamtibmas aman dan kondusif, serta tidak terdapat kejadian menonjol," ungkapnya.

Di sisi lain, Polri juga mencatat adanya 497 pelanggaran lalu lintas.

Rinciannya, 133 pelanggaran terekam melalui sistem tilang elektronik (ETLE), 47 pelanggaran non-ETLE, serta 317 teguran.

Lebih lanjut, Jansen mengungkapkan arus lalu lintas saat arus balik Lebaran mulai meningkat signifikan, khususnya kendaraan yang menuju Jakarta.

"Kendaraan yang masuk Jakarta mencapai 225.293 kendaraan atau meningkat 73,71 persen dari kondisi normal," ujar dia.

“Hal ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran sudah mulai meningkat, sehingga diperlukan langkah-langkah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan,” tambahnya.

Sementara itu, kendaraan yang keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 167.939 unit atau naik 28,55 persen.

Untuk mengurai kepadatan, Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional mulai pukul 14.00 WIB, dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju Jakarta.

Selain itu, Polri mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dan tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh lelah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA, serta tidak memaksakan diri apabila lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," kata Jansen.

Polri juga mengingatkan masyarakat dapat memanfaatkan diskon tarif tol pada 26-27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.

Apabila mengalami kondisi darurat di perjalanan, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110 yang aktif selama 24 jam.

Polri menegaskan komitmennya bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

(Banjarmasinpost.co.id/Kompas.com)

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.