Geger di media sosial, sebuah video viral memperlihatkan aksi nekat sekaligus mengharukan seorang sopir ambulans yang berlari di tengah kemacetan parah kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam rekaman tersebut, sopir terlihat meninggalkan kendaraannya demi membuka jalan agar ambulans bisa segera melaju membawa pasien.
Suasana lalu lintas yang padat membuat kendaraan nyaris tak bergerak, memaksa sopir mengambil inisiatif di luar kebiasaan.
Ia berlari di antara deretan mobil sambil memberi isyarat agar pengendara lain menepi dan memberi ruang.
Yang menjadi sorotan, di lokasi tampak ada polisi berada di dalam mobil, namun tidak terlihat turun tangan membantu mengurai kemacetan.
Hal ini sontak memicu beragam reaksi dari warganet yang mempertanyakan respons aparat dalam situasi darurat tersebut.
Banyak yang memuji dedikasi sopir ambulans, namun tak sedikit pula yang menyayangkan kurangnya koordinasi di lapangan.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran bersama dan kesiapsiagaan semua pihak saat menghadapi kondisi darurat di jalan raya.
Seperti diketahui, viral di media sosial seorang sopir ambulans membelah kemacetan di Jalan MT Haryono arah Jalan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan.
Video yang diunggah @jabodetabek.terkini itu menjadi perbincangan warganet karena keberadaan mobil Ioniq dengan pelat nomor dinas polisi lalu lintas di depan ambulans.
Terdengar suara sirine ambulans dengan kamera yang menyorot antrean kendaraan. Di paling depan, terlihat satu bus Transjakarta, lalu ada mobil hitam, dan mobil bertuliskan “Polisi Lalu Lintas”.
Video kemudian berganti saat antrean sudah terurai. Tersisa mobil polisi di depan ambulans yang berbelok ke kanan.
Seiring berbeloknya mobil tersebut, tampak seorang pria berseragam hitam dengan masker medis berlari masuk ke balik kemudi ambulans.
“Ambulans kejebak macet di deket perempatan Pancoran Jakarta, mau puter balik sebelum halte tugu Pancoran. Depannya ada mobil polisi, yang turun lari-lari malah sopir ambulans,” bunyi keterangan di unggahan akun tersebut, dikutip Kamis (16/4/2026).
Dalam keterangan unggahan tersebut, disebutkan juga ada beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di perempatan yang macet tersebut.
Namun, petugas Satpol PP juga diam saja.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, mobil tersebut tidak termasuk ke dalam daftar kendaraan dinas Polda Metro Jaya.
Umumnya, mobil dinas Polda Metro Jaya memiliki kode VII pada pelatnya.
“Itu bukan mobil Polda Metro Jaya,” kata Komarudin kepada Kompas.com melalui pesan singkat.
Meskipun begitu, pihaknya juga akan mencari tahu kepemilikan mobil tersebut.
“Nanti saya cari tahu,” kata dia.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.