TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) dengan pengusaha Fitri Salhuteru kembali memanas.
Sebelumnya, Doktif dan Fitri Salhuteru sempat terlibat saling sindir di media sosial.
Masalah tersebut berawal dari kisruh bisnis pewrawatan kulit atau skincare yang menyeret nama Nikita Mirzani dan Reza Gladys.
Di tengah memanasnya kasus tersebut, Fitri menuding Doktif mencari keuntungan dari konflik tersebut.
Polemik mengenai masalah skincare pun kembali menjadi sorotan.
Kali ini Fitri Salhuteru melaporkan produk skincare milik Doktif yang diduga bermasalah ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Produk itu disebut-sebut bermasalah dan sudah ditarik peredarannya oleh BPOM tapi masih diperjual-belikan.
Terkait produk skincare yang dilaporkan oleh Fitri, Doktif memberikan respons santai.
Doktif sendiri mengaku tak mengetahui soal tujuan Fitri yang mendatangi BPOM.
"Nggak tahu saya agendanya," kata Doktif, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (7/5/2026).
Alih-alih marah produknya dituding bermasalah, Doktif memilih menanggapi dengan santai.
Baca juga: Fitri Salhuteru Tuding Doktif Jadi Pemicu Nikita Mirzani Dibui dalam Kasus Pemerasan Reza Gladys
Doktif bahkan tak takut dan meminta siapapun untuk melaporkan produk skincare miliknya jika dirasa bermasalah.
"Nggak apa-apa dilaporkan, silahkan aja," ucap Doktif singkat.
Permasalahan skincare belakangan ini tengah menyita perhatian publik.
Bahkan Doktif saat ini juga masih berhadapan dengan proses hukum buntut berseteru dengan Richard Lee terkait permasalahan skincare.
Sementara itu, Fitri mengungkap produk skincare milik Doktif yang sampai saat ini masih dijual padahal peredarannya sudah ditarik oleh BPOM.
"Ini adalah produknya Samira yang dia masih di masih jual per kemarin kalau enggak salah ini kita check out dan saya berikan ini ke BPOM untuk dicek nomor BPOM-nya," ungkap Fitri, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis (7/5/2026).
Dikatakan Fitri, bahwa produk kecantikan tersebut ternyata sudah ditarik peredarannya oleh BPOM.
Lantas ia menyayangkan produk tersebut yang sampai saat ini masih diperjual-belikan.
"Ternyata ini produk yang sudah ditarik, ini kata BPOM ya, ini sudah ditarik dan dia masih berjualan," ujar Fitri.
Baca juga: Fitri Salhuteru Tuding Doktif sebagai Pihak yang Diuntungkan dalam Kasus Huru-hara Dunia Skincare
Fitri kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPOM yang sudah berkenan menerima aduannya serta memeriksa produk.
Fokus Fitri saat ini yakni ingin bisnis skincare di Indonesia bisa berjalan dengan baik tanpa merugikan orang lain.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada BPOM yang sudah memberikan waktu dan kesempatan untuk kami di sini ingin bersama-sama memperbaiki dunia usaha skincare di Indonesia," ucap Fitri.
Belum lama ini, melalui unggahan di Instagram Story @fs.salhuteru, Fitri mengunggah tangkapan layar berisi sebuah pesan dirinya kepada Doktif.
Sayangnya pesan Fitri yang dikirimkan melalui Direct Message (DM) Instagram itu tak digubris oleh dokter yang kerap tampil nyentrik bertopeng saat memberikan konten edukasi seputar perawatan kulit ini.
"Si paling berani katanya," tulis Fitri menyindir Doktif, dikutip Senin (6/4/2026).
Ibu tiga anak ini berkata demikian sebab ia sudah berusaha menghubungi Doktif melalui sambungan telepon maupun DM Instagram.
Upaya Fitri Salhuteru menghubungi Doktif itu pun hingga kini belum direspons oleh seteru Dokter Richard Lee ini.
"Ditelepon nggak berani angkat, di DM nggak berani jawab," tembak istri pengusaha Cencen Kurniawan ini.
Atas hal itu, Fitri pun menuding seterunya itu sebagai pengecut.
"Memang fakta kalau orang besar mulut itu pengecut @dokterdetektifreal," pungkas wanita yang sukses dalam bisnis fashion hingga properti ini.
(Tribunnews.com/Ifan/Gabriella)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.