Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Senior Viking Karawang, Rony Bochung, mengungkap korban meninggal dunia di bantaran Sungai Kecamatan Batujaya bukan merupakan bobotoh atau anggota Viking.

Rony menegaskan, hal berdasarkan informasi yang diterimanya dari keluarga dan teman-teman korban.

“Yang berkembang sekarang korban disebut bobotoh karena saat ditemukan memakai sweater biru. Padahal itu hanya sweater biasa, bukan atribut Viking atau bobotoh,” kata Rony Selasa (12/5/2026).

Korban Sempat Pamit Nobar

Ia menjelaskan, korban sebelumnya berpamitan kepada orang tuanya sekitar pukul 10.00 WIB untuk pergi menonton bareng pertandingan sepak bola.

Namun hingga pukul 01.00 WIB dini hari, korban belum juga pulang ke rumah sehingga keluarga mulai mencari keberadaannya.

Rony menuturkan, keluarga kemudian menanyakan keberadaan korban kepada seorang kerabat yang disebut sempat melintas di depan rumah korban.

Baca juga: Remaja Ditemukan Tewas di Bantaran Sungai Citarum, Sempat Hilang Usai Pamit Nobar Persib vs Persija

“Awalnya keluarga mengira korban pergi nobar. Setelah dicari informasi lagi, termasuk ke teman-teman sebayanya, memang diketahui kalau korban ini sukanya Persija," ujarnya.

Sweater Biru Jadi Pemicu Asumsi

Menurut Rony, asumsi korban sebagai bobotoh muncul karena pakaian berwarna biru yang dikenakan korban saat ditemukan.

Ia menegaskan, tidak ada atribut Viking maupun Persib yang dikenakan korban.

Dari gelang dan aksesori yang dipakai juga tidak ada kaitannya dengan atribut Viking.

"Saya hanya ingin meluruskan bahwa korban bukan bobotoh atau Viking,” katanya.

Remaja Ditemukan Tewas di Bantaran Sungai

Sebelumnya, seorang remaja ditemukan tewas di bantaran Sungai Citarum RT 05/ 02 Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Senin (11/5/2026) pagi.

Berdasarkan informasi korban berinsial AF (15) berstatus siswa kelas 10 di SMKN 1 Batujaya.

Saat ditemukan, korban mengalami luka di bagian leher yang diduga merupakan bekas sayatan senjata tajam.

Sempat Dikabarkan Hilang Usai Nobar

Penemuan jasad korban pun jadi perbincangan publik sebab sempat dikabarkan hilang usai berpamitan menonton bareng (nobar) laga Persija vs Persib pada Minggu (10/5/2026) sore.

Kasi Humas Polres Karawang, AKP Cep Wildan menyampaikan bahwa Polsek Batujaya bersama personel Polres Karawang telah mendatangi dan melakukan penanganan TKP penemuan seorang mayat laki-laki di bantaran Sungai Citarum, Dusun Batujaya Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya.

Korban diketahui berinisial AF (15), seorang pelajar asal Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya.

Korban Ditemukan Warga Saat Cari Jantung Pisang

Korban pertama kali ditemukan warga bernama Obang Sobari sekitar pukul 10.00 WIB saat mencari jantung pisang di sekitar bantaran sungai.

“Kami menerima laporan adanya penemuan mayat dari warga, setelah itu anggota Pamapta Polres Karawang beserta personel Polsek Batujaya dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Karawang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan penanganan lebih lanjut,” ujar Cep Wildan.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya berpamitan untuk menonton pertandingan sepak bola Persib melawan Persija pada Minggu (10/5/2026) menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX warna merah.

Setelah sore hari, telepon seluler korban sudah tidak dapat dihubungi hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup di bawah tanggul bantaran Sungai Citarum dan ditemukan luka pada bagian leher.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan pemeriksaan luar dan dalam atau autopsi.

"Terkait itu kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut," kata Cep Wildan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban dan meminta masyarakat menyerahkan proses penanganan kepada pihak kepolisian. (MAZ)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.