BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Banjir akibat meluapnya Sungai Barabai merendam sejumlah titik di pusat Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (18/05/2026) siang. 

Meski hujan telah reda dan aliran sungai kembali lancar, genangan di beberapa kawasan belum menunjukkan tanda surut signifikan.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id di lapangan, genangan masih terjadi di kawasan Simpang Ulama, Sarigading, Kampung Kadi, Pasar Murakata, Bungur, Munti Raya hingga Jalan P.M Noor. 

Ketinggian air bervariasi, mulai di atas mata kaki hingga sepinggang orang dewasa di beberapa titik permukiman warga.

Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama di kawasan pusat kota yang menjadi jalur utama mobilitas warga dan perdagangan.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit Sungai Barabai meningkat drastis. Luapan sungai turut membawa ranting pohon dan bambu yang sempat menyumbat aliran air di bawah sejumlah jembatan, termasuk di kawasan Jembatan Darma.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sungai Barabai Meluap, Jalan Umum dan Permukiman di Bantaran Sungai di HST Terdampak

Pantauan terbaru di lokasi, tumpukan bambu dan ranting yang sebelumnya menyumbat aliran sungai telah berhasil dibersihkan. Arus sungai mulai kembali normal dan cuaca juga terpantau cerah.

Namun, air yang sudah terlanjur masuk ke kawasan permukiman dan pusat kota masih belum sepenuhnya surut.

Salah satu warga terdampak di kawasan Bungur RT 3 RW 9, Kelurahan Barabai Timur, Hendra Ansari mengatakan air mulai masuk ke rumahnya sejak subuh.

“Di dalam rumah sekitar 10 sentimeter, kalau di luar rumah setinggi pinggang orang dewasa. Barang-barang sudah diamankan ke tempat lebih tinggi,” katanya.

Hingga saat ini, BPBD HST masih melakukan pendataan wilayah terdampak serta memantau perkembangan debit air di sejumlah titik rawan banjir. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.