TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pelarian komplotan pelaku jambret yang merampas handphone (HP) milik Warga Negara Asing (WNA) asal Italia berakhir di tangan Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, para pelaku telah beraksi di 120 tempat kejadian perkara (TKP).

"Berdasarkan interview sementara dari tiga tersangka, sudah melakukan 120 kejadian atau 120 TKP," kata Iman di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026) malam.

Iman menuturkan, hingga saat ini polisi pun masih mengumpulkan informasi terkait tempat para pelaku beraksi.

"Kami sedang mengkompulir untuk seluruh tempat kejadian perkara yang pernah dilakukan oleh para tersangka-tersangka tersebut," tutur dia.

Ia mengungkapkan, para pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda di wilayah Bekasi, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

"Ditangkap dari berbagai tempat. Tadi di wilayah Bekasi, kemudian Jakarta Barat, ada juga yang di Jakarta Utara. Semuanya ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ungkap Dirreskrimum.

Saat ini, Tim Pemburu Begal masih memburu satu pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi penjambretan tersebut.

"Salah satunya dari yang di Bundaran HI masih kami lakukan pengejaran," ujar Iman.

Adapun aksi pelaku jambret itu terekam dashcam salah satu pengendara mobil yang melintas di lokasi kejadian.

Dalam video yang beredar, korban mulanya terlihat sedang berdiri di pinggir jalan sambil memainkan ponselnya.

Tak lama kemudian pelaku yang mengendarai sepeda motor matic berwarna merah tampak mendekat ke arah korban.

Pelaku pun langsung merampas HP korban dan tancap gas melarikan diri. Sementara itu, korban yang terlihat syok sempat berupaya mengejar pelaku hingga terjatuh ke aspal.

Namun, upaya itu gagal dan pelaku kabur meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.