TRIBUNHEALTH.COM - Bekas jerawat yang menghitam sering menjadi masalah kulit yang mengganggu penampilan.
Kondisi ini bahkan dapat menurunkan rasa percaya diri, terutama jika noda hitam sulit memudar dalam waktu lama.
Tidak sedikit orang akhirnya mencoba berbagai cara, mulai dari penggunaan skincare hingga perawatan di klinik kecantikan untuk mengatasi bekas jerawat.
Bekas jerawat umumnya muncul akibat peradangan pada kulit yang memicu peningkatan produksi melanin atau pigmen alami kulit.
Paparan sinar matahari berlebih juga dapat membuat noda bekas jerawat semakin gelap dan sulit hilang.
Untuk membantu memudarkan bekas jerawat, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Rutin menggunakan sunscreen
Baca juga: Serum Vitamin C Terbaik untuk Bekas Jerawat dan Kulit Kusam
Tabir surya menjadi produk skincare yang penting digunakan setiap hari, terutama bagi pemilik kulit berjerawat.
Paparan sinar ultraviolet dapat memperparah hiperpigmentasi dan membuat bekas jerawat semakin gelap.
Gunakan sunscreen minimal SPF 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Agar perlindungan tetap optimal, sunscreen juga perlu diaplikasikan ulang setiap 3–4 jam sekali, terutama jika banyak berkeringat atau berada di bawah sinar matahari langsung.
2. Menggunakan serum vitamin C
Vitamin C dikenal memiliki manfaat untuk membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan noda hitam.
Kandungan antioksidan di dalamnya bekerja menghambat pembentukan melanin sekaligus membantu proses regenerasi kulit.
Selain itu, sifat antiinflamasi pada vitamin C juga dapat membantu meredakan kemerahan akibat jerawat. Serum vitamin C umumnya digunakan pada pagi atau malam hari sebelum memakai pelembap.
Baca juga: 7 Tips Merawat Kulit Pria agar Tidak Cepat Keriput dan Tetap Awet Muda
3. Rutin melakukan eksfoliasi
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati sehingga regenerasi kulit berjalan lebih optimal.
Cara ini dinilai cukup efektif untuk membantu memudarkan bekas jerawat menghitam.
Produk eksfoliasi biasanya mengandung AHA, BHA, retinoid, atau asam salisilat.
Namun, penggunaannya tidak disarankan setiap hari karena dapat membuat kulit iritasi bila digunakan berlebihan.
4. Memanfaatkan ekstrak biji anggur
Ekstrak biji anggur atau grapeseed disebut memiliki potensi membantu mengatasi hiperpigmentasi pada kulit.
Kandungan antioksidan di dalamnya diyakini dapat membantu memperbaiki warna kulit yang tidak merata akibat bekas jerawat.
Meski begitu, penelitian terkait manfaat grapeseed untuk bekas jerawat masih terus dikembangkan.
Baca juga: 4 Bahaya Lemak Trans Bagi Kesehatan, Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
5. Menggunakan masker madu
Madu dikenal memiliki sifat antiradang dan antiseptik alami yang baik untuk kesehatan kulit.
Penggunaan masker madu dipercaya membantu mempercepat proses penyembuhan kulit sekaligus menjaga kelembapan alami wajah.
Cara penggunaannya cukup mudah, yakni dengan mengoleskan madu pada area bekas jerawat lalu diamkan sekitar 20–30 menit sebelum dibilas.
6. Mikrodermabrasi
Jika bekas jerawat sulit hilang, perawatan medis seperti mikrodermabrasi bisa menjadi pilihan.
Prosedur nonbedah ini dilakukan dengan mengangkat lapisan kulit mati menggunakan alat khusus sehingga tekstur kulit tampak lebih halus.
7. Treatment laser
Laser wajah juga menjadi salah satu metode yang cukup efektif untuk membantu menyamarkan bekas jerawat dan bopeng. Prosedur ini bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen baru pada kulit.
Meski tergolong aman, treatment laser tetap perlu dilakukan oleh tenaga medis profesional untuk meminimalkan risiko efek samping seperti kemerahan dan iritasi kulit.
(TribunHealth.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.