Heboh pagi ini, video hingga foto mengenai api berkobar di Jembatan Basit Sei Alalak Banjarmasin Kalimantan Selatan.
Baca juga: Aturan Baru Haji 2026, Jemaah Haji Kalteng Terima Kartu Nusuk di Embarkasi Banjarmasin
Dari video yang beredar terpantau Tribunkalteng.com, diceritakan objek yang terbakar berupa motor dan mobil.
Api berkobar hebat, tampak para relawan pemadam kebakaran bekerja dengan kompak berusaha memadamkan api. Sebagian melaporkan kondisi terkini, bahkan ada yang meminta agar ambulan segera ke lokasi.
Belum diketahui pasti kronologi kejadian, api cepat berkobar dan membuat heboh masyarakat.
Berikut beberapa foto yang dihimpun Tribunkalteng.com :
Profil Jembatan Ikonik
Dikutip dari Wikipedia. Jembatan Basit, yang memiliki nama resmi Jembatan Sei Alalak, adalah jalur vital tipe cable-stayed melengkung pertama di Indonesia yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Jembatan ini menggantikan jembatan lama dan menjadi ikon arsitektur serta roda penggerak ekonomi utama.
Nama Resmi: Jembatan Sei Alalak
Panjang Total: 850 meter.
Lebar: 20 meter.
Tipe Konstruksi: Cable stayed melengkung (tiang pancang tunggal di tengah dengan lengkungan asimetris).
Pembangunan: Dikerjakan mulai 2018 dan diresmikan pada Oktober 2021.
Asal Usul Nama "Basit"Nama "Basit" sangat populer di kalangan warga lokal Banjarmasin.
Penamaan ini bermula dari fenomena viral di media sosial selama masa penyelesaian jembatan tersebut.
Kala itu, beredar video candaan pengendara yang bisa melewati barikade penjagaan proyek hanya dengan menyebut frasa "aku ading Basit" (saya adiknya Basit).
Istilah tersebut kemudian melekat dan menjadi nama sebutan akrab bagi masyarakat setempat.
(Tribunkalteng.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.