TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang -  Kasus carok kembali terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Duel menggunakan celurit antara dua warga di Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah, Kamis (21/5/2026), menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.

Korban tewas diketahui bernama Abdul Karim Marzuki (55), warga Dusun Krajan 2, Desa Sumberwringin. Sementara lawannya, Wasil (44), mengalami luka serius di bagian perut dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Haryoto Lumajang.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di area kebun sengon Dusun Sumur, Desa Sumberwringin. Kedua pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ngarit itu disebut sama-sama hendak mencari daun sengon sebelum akhirnya terlibat duel maut.

Baca juga: Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp 6,8 Miliar Beli Honda PCX untuk Motor Dinas 198 Kepala Desa

Kepala Desa Sumberwringin, Kasim, mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah mendapat laporan dari kepala dusun setempat.

“Keduanya sama-sama pendatang, artinya masih ada hubungan keluarga dengan istrinya pelaku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum kejadian keduanya diduga sedang merumput di kawasan perkebunan sengon.

“Kan sama-sama mau ambil daun sengon, rupa-rupanya,” katanya.

Baca juga: Harga Hewan Kurban di Lumajang Mulai Naik Jelang Idul Adha 

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Prass Ardinata mengatakan peristiwa penganiayaan berat tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB hingga 11.30 WIB.

“Satu korban meninggal dunia, satu mengalami luka berat,” jelasnya.

Menurut Prass, insiden bermula saat Abdul Karim dan Wasil bertemu di jalan dan sempat bersenggolan ketika mengendarai sepeda motor. Cekcok kemudian terjadi hingga memicu emosi kedua pihak.

“Saat perjalanan, korban yang mengalami luka berat ini menuju kebunnya. Terjadi cekcok di situ, sehingga korban yang meninggal dunia tidak terima,” paparnya.

Setelah pertengkaran itu, Abdul Karim disebut pulang ke rumah untuk mengambil celurit. Ia kemudian mendatangi kembali Wasil di area perkebunan sengon dan menantangnya berduel.

Baca juga: Pemasangan CCTV di Lumajang Dikebut, Bupati dan Kapolres Cek Langsung ke Desa-Desa

“Dan menantang duel, hingga terjadi carok. Satu pihak meninggal di tempat dan satunya mengalami luka berat di bagian perut,” ungkap Prass.

Polisi juga mengungkap kedua pria tersebut masih memiliki hubungan kerabat dan diduga sudah lama terlibat konflik pribadi.

“Masih kategori kerabat, informasi sementara mereka masih punya dendam lama,” tambahnya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa celurit yang digunakan dalam duel tersebut. Selain itu, penyidik mendalami informasi adanya dugaan lebih dari satu pelaku dalam kasus pembacokan itu.

“Itu masih perlu kami dalami, karena laporan masih baru kami terima. Nanti hasilnya akan kami expose kembali,” imbuh Prass.

Hingga Kamis sore, aparat kepolisian masih berjaga di RSUD dr Haryoto Lumajang, tempat Wasil menjalani perawatan intensif.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.