TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pergeseran takhta kepelatihan di tubuh Persib Bandung dari Bojan Hodak ke Igor Tolic tidak hanya memantik reaksi bobotoh, melainkan juga menyisakan ruang emosional yang mendalam di hati para penggawa Pangeran Biru. 

Kapten tim Persib, Marc Klok, menjadi salah satu sosok yang paling terpengaruh sekaligus bersyukur atas kebersamaan indah yang telah terajut selama ini.

Melalui sebuah pesan yang sarat akan rasa hormat dan keintiman, gelandang naturalisasi itu mengaku sempat kehilangan kata-kata untuk menggambarkan betapa berartinya sosok Bojan dalam karier sepak bolanya.

"Saya bahkan tidak tahu harus mulai dari mana. Tiga tahun. Tiga gelar juara. Dan tidak sekali pun, tidak satu hari pun Anda berhenti menjadi diri Anda yang sebenarnya," ungkap Klok membuka memorinya, ditulis dalam unggahan di akun instagram resminya, Senin (25/5/2026) malam.

BOJAN HODAK ULTAH - Laga di Persib vs PSIM di Stadion GBLA pada ajang Super League Indonesia 2025/2026, Senin (4/5/2026), sukses berbuah gol cepat yang sekaligus menjadi kado istimewa bagi Bojan Hodak yang tengah merayakan ulang tahun ke-55.
BOJAN HODAK ULTAH - Laga di Persib vs PSIM di Stadion GBLA pada ajang Super League Indonesia 2025/2026, Senin (4/5/2026), sukses berbuah gol cepat yang sekaligus menjadi kado istimewa bagi Bojan Hodak yang tengah merayakan ulang tahun ke-55. (Dok. Persib)

Klok mengagumi bagaimana keteguhan prinsip yang dimiliki juru taktik asal Kroasia tersebut selama menukangi Maung Bandung. Baginya, Bojan adalah figur yang kebal terhadap tekanan eksternal dan tetap konsisten dengan jalannya sendiri.

"Anda datang dengan visi Anda sendiri, cara Anda sendiri, kebenaran Anda sendiri. Kebisingan tidak pernah menyentuh Anda. Kritik membal balik. Sorotan tidak pernah mengubah Anda. Anda hanya terus menjadi seorang Bojan. Dan hal itu, lebih dari trofi apa pun, adalah apa yang membuat orang-orang mengikutimu," tutur pemain bernomor punggung 23 tersebut.

Lebih lanjut, Klok merefleksikan bahwa periode tiga tahun kejayaan yang dihiasi oleh gelar three-peat Liga Indonesia merupakan masa-masa emas yang tidak akan pernah ia lupakan sepanjang hayat.

"Apa yang kita bangun bersama dalam tiga tahun itu… Saya akan membawanya di sepanjang sisa karier saya. Itu bukan sekadar tahun-tahun yang baik. Itu adalah tahun-tahun yang luar biasa. Tahun yang akan Anda tengok kembali ketika semuanya telah berakhir dan berpikir, saat itulah momen yang paling berarti," kenang Klok emosional.

Di mata para pemain, Bojan Hodak bukan sekadar bos yang memberikan instruksi taktis di pinggir lapangan hijau. Kebijaksanaan dan karismanya di dalam ruang ganti dinilai telah melampaui batas profesionalisme formal seorang pelatih sportivitas.

"Anda lebih dari sekadar pelatih. Bagi begitu banyak anak-anak ini, Anda menjadi seorang ayah sepak bola. Cara Anda menyatukan ruang ganti itu, dengan kejujuran, dengan hati, dengan tatapan yang mengatakan segalanya tanpa mengucapkan sepatah kata pun — adalah sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya," jelas Klok.

PERSIB BUKAN BIAK - Pelatih Persib, Bojan Hodak, bersama Marc Klok dalam sesi konferensi pers jelang laga kontra Bali United, Sabtu (11/4/2026). Bojan sindir Bali yang dengan sebut melawan Persib berbeda dengan lawan PSBS Biak yang baru ditaklukkan Bali dengan skor besar.
PERSIB BUKAN BIAK - Pelatih Persib, Bojan Hodak, bersama Marc Klok dalam sesi konferensi pers jelang laga kontra Bali United, Sabtu (11/4/2026). Bojan sindir Bali yang dengan sebut melawan Persib berbeda dengan lawan PSBS Biak yang baru ditaklukkan Bali dengan skor besar. (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Pemain keturunan Belanda ini juga sempat berseloroh mengenai perannya di internal tim yang kadang harus ikut melerai ketegangan demi menjaga keharmonisan skuad di bawah kepemimpinan Bojan.

"Tentu, mungkin saya sempat menengahi sekali atau dua kali untuk menjaga kedamaian. Mungkin saja. Tapi Anda tahu sama baiknya dengan saya, mereka tidak hanya menghormati Anda. Mereka mencintai Anda. Para pemain. Staf. Para penggemar. Setiap orang tanpa terkecuali," tambahnya.

Karakter Bojan yang apa adanya, tanpa kepura-puraan di tengah industri sepak bola modern yang penuh dengan kepalsuan, menjadi poin paling berkesan bagi sang kapten.

"Dan semuanya bermuara pada satu hal. Anda nyata. Sepenuhnya, tanpa kompromi, dan secara indah tampil nyata. Di dunia yang penuh dengan kebisingan, sandiwara, dan topeng, Anda tidak pernah memakai satu pun," puji Klok mendalam.

Sebagai penutup, Klok menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas segala pengorbanan, petuah, serta ketegasan Bojan yang selalu memprioritaskan integritas tim di atas kenyamanan pribadi.

"Terima kasih, Bos. Untuk segalanya yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Untuk setiap percakapan, setiap keputusan, setiap momen saat Anda memilih hal yang benar dibandingkan hal yang mudah. Bandung akan mencintaimu selamanya. Dan begitu juga saya," pungkasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.