TRIBUNSUMSEL.COM -- Muncul kabar yang menyebut Sunan Kalijaga memutuskan mundur sebagai kuasa hukum Rien Wartia Trigina alias Erin.

Isu itu pun memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan pendampingan hukum terhadap ibu tiga anak tersebut, termasuk soal kemungkinan Erin menunjuk pengacara baru.

Saat ditemui dan dimintai tanggapan terkait kabar dirinya mundur sebagai kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga belum memberikan jawaban pasti.

Ia meminta waktu sebelum menyampaikan penjelasan lebih lanjut.

"Enggak, belum, bentar," ujar Sunan melansir dari Tribunnews.com, Rabu (27/5/2026). 

Ketika kembali ditanya mengenai isu yang beredar, Sunan menilai kabar tersebut masih sebatas rumor dan memilih belum memberikan penjelasan detail.

"Apa itu, gosip gosip, nanti saya info ya," timpalnya.

Sunan juga menegaskan untuk sementara waktu dirinya belum ingin berbicara banyak mengenai persoalan tersebut.

"Untuk saat ini saya no komen dulu," katanya.

Tak hanya itu, Sunan turut menanggapi soal kabar Erin disebut telah menunjuk kuasa hukum baru.

Menurutnya, keputusan terkait pendampingan hukum merupakan hak pribadi Erin dan ia tidak ingin ikut campur.

"Iya itu hak dia, silahkan saja, saya nggak mau ikut campur dan enggak mau tahu," pungkas Sunan.

 

PEMERIKSAAN -- Menjalankan pemeriksaan pertama di Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap eks ART-nya sendiri, Erin lebih pilih bungkam dan menghindar dari kerumunan wartawan setelah dirinya dicerca kurang lebih 22 pertanyaan.
PEMERIKSAAN -- Menjalankan pemeriksaan pertama di Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap eks ART-nya sendiri, Erin lebih pilih bungkam dan menghindar dari kerumunan wartawan setelah dirinya dicerca kurang lebih 22 pertanyaan. (Instagram/@erintaulany)

 

Update Laporan Dugaan Penganiayaan ART Erin

Sementara itu, pihak Erin telah memenuhi panggilan dari Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Kedatangan pihak Erin tersebut untuk menjalani pemeriksaan atas laporan dugaan penganiyaan oleh mantan asisten rumah tangga (ART), Herawati.

Melalui kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, pihaknya membawa alat bukti untuk menyangkal tudingan dari sang mantan ART.

"Hari ini kita klarifikasi dan bawa alat bukti," kata Sunan, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

Pihaknya telah menyiapkan bukti rekaman CCTV untuk membuka kejadian sebenarnya.

"Alat buktinya itu semua terekam dalam CCTV ya, bahwa apa yang dikatakan ya nanti nanti terlihatlah apa sesuai enggak dengan apa yang dikatakan oleh pelapor dalam hal ini Ibu Hera," beber Sunan.

"Nanti kan semua terlihat tergambar. Apakah sama persis dengan apa yang disampaikan ataukah lebih ataukah kurang gitu," sambungnya.

Selain bukti rekaman CCTV, Sunan  menyebut pihaknya juga membawa saksi yang akan memberikan ketarangan atas kasus tersebut.

"Ohh ya pasti dong (bawa saksi)," ujarnya.

Kasus tersebut viral berawal dari unggahan akun Threads niadamanik7, yang berisikan tudingan Erin melakukan penganiyaan terhadap ART.

Pemilik akun itu diketahui sebagai penyalur tenaga kerja ART yang bekerja di rumah Erin, Nia Damanik.

Dalam unggahan tersebut, Erin dituding telah melakukan penganiayaan terhadap ART hingga tak memberikan gaji.

Atas kejadian itu, Erin juga telah melaporkan ART ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik.

(*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.