Fuzhou (ANTARA) - Jembatan busur beratap kayu merupakan struktur kuno unik yang dicirikan oleh koridor yang dibangun di atas jembatan yang membentang di atas sungai.
Struktur ini mencerminkan keahlian para ahli bangunan kuno yang menyambung kayu menjadi bentuk busur atau melengkung tanpa menggunakan paku atau komponen logam.


Di Fujian terdapat 547 jembatan sejenis, dan provinsi tersebut telah memprioritaskan aspek perlindungan serta pewarisannya.
Sejumlah langkah inovatif telah diadopsi, termasuk asuransi peninggalan budaya, pemantauan pintar, dan material pelindung baru untuk pemeriksaan serta pemeliharaan rutin, dengan total investasi sebesar 61,03 juta yuan (1 yuan = Rp2.615) atau sekitar 8,93 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.743).
Pada Desember 2024, UNESCO memasukkan desain dan praktik tradisional pembangunan jembatan busur kayu China ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.
Guna mempromosikan pewarisan dan pengembangan inovatif jembatan busur beratap kayu kuno, Fujian juga aktif terlibat dalam integrasi budaya dan pariwisata, sekaligus melatih para pewaris lokal dengan keahlian membangun jembatan tradisional.