WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Hari Raya Iduladha selalu menyisakan kisah-kisah humanis yang menyentuh hati, tak terkecuali dari panggung kehidupan para pesohor tanah air.

Pedangdut papan atas, Dewi Perssik, menunjukkan sisi lain dirinya yang begitu membumi dan dicintai oleh lingkungan tempat tinggalnya.

Saat menyaksikan langsung prosesi penyembelihan dua ekor sapi kurban miliknya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Kamis (28/5/2026), kehadiran sang biduan langsung memantik riuh kebahagiaan warga sekitar.

Namun, di antara kerumunan masyarakat yang memadati area depan rumahnya, sebuah pertemuan emosional dan penuh haru mendadak tersaji, mencuri perhatian siapapun yang menyaksikannya.

Pelukan Hangat untuk Sang Nenek Berusia Satu Abad Lebih

Di sela-sela waktu menunggu persiapan tim pemotong hewan kurban, wanita yang akrab disapa Depe ini dikejutkan oleh sapaan hangat dari seorang wanita paruh baya yang berjalan mendekatinya.

"Mami Depe apa kabar?" tutur wanita tersebut dengan nada lembut.

Mendengar suara yang tak asing di telinganya, Dewi Perssik langsung menoleh.

Wajah seniman berusia 40 tahun itu seketika berubah sumringah. 

Tanpa ragu dan jarak, ia langsung menghambur untuk memeluk erat sosok tersebut.

"Iya, ya ampun Nenek," sahut Depe penuh kerinduan seraya mendekapnya.

Baca juga: Tak Mau Kecewakan Warga, Dewi Perssik Rela Tunda Kerja di Kalimantan Demi Potong 2 Sapi Monster

Pertemuan itu nyatanya bukan sekadar tegur sapa biasa antara artis dan penggemar.

Kepada awak media, mantan istri Aldi Taher ini membuka kisah di balik kedekatan mereka.

Sambil merangkul sang nenek, Depe mengungkapkan rasa terima kasih dan kekagumannya pada sosok lansia yang ternyata telah menginjak usia 102 tahun tersebut.

Di mata Depe, nenek tersebut adalah potret ketulusan tetangga yang kerap kali memanjakannya dengan perhatian-perhatian kecil.

"Ini warga yang baik sama aku. Suka kasih makanan ke aku, usianya sudah 102 tahun," ucap pemilik nama lengkap Dewi Murya Agung ini dengan nada penuh kebanggaan dan rasa haru.

Tradisi Berbagi yang Selalu Dinanti Masyarakat Lebak Bulus

Kumpul dan berbaur bersama masyarakat sekitar diakui Depe sebagai momen emas yang paling ia tunggu-tunggu setiap kali merayakan Iduladha.

Baginya, ada kebahagiaan batin yang tidak bisa dinilai dengan materi ketika melihat senyum merekah di wajah para tetangga saat menerima berkah kurban.

Ikatan emosional yang kuat ini pula yang membuat warga tidak sungkan untuk menagih kehadiran dan kontribusi sang pedangdut setiap tahunnya.

Tradisi ini sudah melekat kuat, sehingga ketidakhadiran Depe pasti akan meninggalkan ruang kosong di hati warga setempat.

"Karena setiap kurban tuh banyak yang nanya Dewi Perssik potong sapi apa engga. Karena aku setiap tahun tuh pasti potong dan dibagikan ke warga sekitar," jelas pelantun temban-tembang hit tersebut.

Tebar 12 Ekor Sapi, Berharap Berkah Berkelanjutan

Komitmen Dewi Perssik dalam beribadah dan berbagi pada tahun ini diwujudkan dengan membeli total 12 ekor sapi.

Guna memastikan asas manfaatnya merata dan menyentuh daerah-daerah yang membutuhkan, Depe memilih untuk membagi titik pemotongan.

Dua ekor sapi dengan bobot besar dipotong langsung di halaman rumahnya di Jakarta, sementara sepuluh ekor sisanya disebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk kampung halamannya di Jember serta Tasikmalaya.

Menutup momen penuh kehangatan di hari suci tersebut, Dewi Perssik menyelipkan sebuah untaian doa.

Ia berharap ketulusan hatinya dalam merajut tali asih dengan warga, termasuk dengan sang nenek berusia satu abad lebih itu, dapat mengetuk pintu langit agar dirinya senantiasa dilimpahi rezeki yang berkah.

"Ya doain aja semoga Dewi Perssik punya rezeki lagi tahun depan," pungkasnya tulus, menyiratkan asa untuk terus konsisten menebar kebaikan di masa-masa yang akan datang.(Ari)


 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.