TRIBUNNEWS.COM - Sunan Kalijaga memilih mundur sebagai kuasa hukum Rien Wartia Trigina alias Erin dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangganya (ART), Herawati.

Kasus ini masih bergulir di Polres Metro Jakarta Selatan sejak 29 April 2026 lalu.

Di tengah kasus yang belum mereda, Sunan Kalijaga yang mulanya getol membela mantan istri Andre Taulany itu mendadak mengumumkan pengunduran dirinya.

Tak dijelaskan pasti alasan Sunan mundur membela mantan kliennya itu.

Namun, ia hanya berharap semua pihak memperoleh keadilan dalam kasus ini.

Belakangan, lewat caption di unggahan media sosialnya, Sunan menyinggung soal ART adalah bagian dari keluarga.

Postingan Sunan itu tak pelak menjadi sorotan dan menyiratkan alasan di balik mundurnya ia membela Erin.

"Semua yang bekerja dengan saya adalah bagian dari keluarga. Ajudan, ART, karyawan, sopir," tulis ayah dua anak itu memulai captionnya, dikutip Minggu (31/5/2026).

Suami Heidy Sunan itu menegaskan, seluruh karyawannya memperoleh tunjangan yang layak.

"Mereka mendapatkan berbagai macam tunjangan PKUS QBonus dan fasilitas di luar gaji pokok," bebernya.

Ia kemudian memberi bukti fasilitas apa yang ia berikan kepada ART-nya.

Baca juga: Tessa Mariska Soroti Aksi ART Baru Erin yang Ketakutan dan Pilih Bungkam saat Beri Kesaksian

"Sabtu kemarin, ART saya berikan libur dan uang jajan ratusan ribu untuk jalan-jalan," tandas Sunan.

Sebelumnya, lewat unggahan TikToknya, Sunan mengumumkan secara resmi telah mundur sebagai pengacara Erin.

"Saya Sunan Kalijaga ingin menyampaikan kepada teman-teman media bahwa ini saya sudah tidak lagi menangani perkara Ibu Erin. Harap maklum dan terima kasih," ucap ayah Salmafina Sunan itu, dikutip Jumat (29/5/2026).

Suami Heidy Sunan itu berharap meski tak lagi mendampingi Erin, semua pihak yang terkait bisa mendapatkan keadilan.

"Semoga perkaranya tetap bisa berjalan dengan baik, mendapatkan satu keadilan buat para pihak. Terima kasih," lanjutnya.

Tak diketahui pasti penyebab mundurnya Sunan sebagai pengacara Erin.

Sunan juga sempat bungkam menyoal kabar dirinya mundur membela Erin.

"Apa itu, gosip gosip, nanti saya info ya," timpalnya.

Baca juga: Erin Serahkan Bukti CCTV saat Diperiksa dalam Laporan Herawati, Tessa Mariska Sindir sang Sosialita

Sunan juga menegaskan untuk sementara waktu dirinya belum ingin berbicara banyak mengenai persoalan tersebut.

"Untuk saat ini saya no komen dulu," katanya.

Tak hanya itu, Sunan turut menanggapi soal kabar Erin disebut telah menunjuk kuasa hukum baru.

Menurutnya, keputusan terkait pendampingan hukum merupakan hak pribadi Erin dan ia tidak ingin ikut campur.

"Iya itu hak dia, silahkan saja, saya nggak mau ikut campur dan enggak mau tahu," pungkas Sunan.

Kabar Terbaru Laporan Dugaan Penganiayaan ART Erin

Sementara itu, pihak Erin telah memenuhi panggilan dari Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).

Kedatangan pihak Erin tersebut untuk menjalani pemeriksaan atas laporan dugaan penganiyaan oleh mantan asisten rumah tangga (ART), Herawati.

Melalui Sunan Kalijaga yang masih menjadi kuasa hukumnya kala itu, pihaknya membawa alat bukti untuk menyangkal tudingan dari sang mantan ART.

"Hari ini kita klarifikasi dan bawa alat bukti," kata Sunan, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.

Pihaknya telah menyiapkan bukti rekaman CCTV untuk membuka kejadian sebenarnya.

"Alat buktinya itu semua terekam dalam CCTV ya, bahwa apa yang dikatakan ya nanti nanti terlihatlah apa sesuai enggak dengan apa yang dikatakan oleh pelapor dalam hal ini Ibu Hera," beber Sunan.

"Nanti kan semua terlihat tergambar. Apakah sama persis dengan apa yang disampaikan ataukah lebih ataukah kurang gitu," sambungnya.

Selain bukti rekaman CCTV, Sunan  menyebut pihaknya juga membawa saksi yang akan memberikan ketarangan atas kasus tersebut.

"Ohh ya pasti dong (bawa saksi)," ujarnya.

Baca juga: ART Erin Bungkam usai Beri Kesaksian di Polres Jaksel, Kuasa Hukum Sebut Kliennya Ketakutan

Kasus dugaan penganiayaan Erin viral berawal dari unggahan akun Threads niadamanik7, yang berisikan tudingan Erin melakukan penganiyaan terhadap ART.

Pemilik akun itu diketahui sebagai penyalur tenaga kerja ART yang bekerja di rumah Erin, Nia Damanik.

Dalam unggahan tersebut, Erin dituding telah melakukan penganiayaan terhadap ART hingga tak memberikan gaji.

Atas kejadian itu, Erin juga telah melaporkan ART ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pencemaran nama baik.

(Tribunnews.com, Salma/ Rinanda/ Ifan)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.