PBSI


Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, pada babak pertama China Open 2026 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Rabu (22/7/2026).

BOLASPORT.COM - Perjalanan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, pada China Open 2026 langsung berakhir pada babak 32 besar.

Juara Dunia Junior 2023 itu harus mengakui keunggulan Ayush Shetty (India), 17-21, 21-5, 17-21, pada laga yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Rabu (22/7/2026).

Shetty yang kini dilatih mantan pelatih pelatnas PBSI, Irwansyah, menunjukkan performa membaik setelah sebelumnya melaju ke final Kejuaraan Asia 2026.

Shetty berhasil membalas kekalahan yang dia alami saat All England Open 2026 meski sempat kalah telak saat gim kedua,

Namun, Shetty yang seangkatan Alwi pada Kejuaraan Dunia Junior 2023 dengan raihan medali perunggu mampu bangkit setelah menerapkan permainan bertahan di depan net dengan kecepatan tinggi.

"Kondisi lapangan di sini memang sangat berangin jadi agak tricky untuk menerapkan pola permainan," kata Alwi dalam siaran resmi PBSI.

"Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya. Variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman."

Alwi mencetak angka lebih dulu yang langsung disamakan oleh Alwi. Alwi sempat meminta jeda untuk menalikan sepatu dan menjauh, 3-2.

Setelah itu, kedua pemain bergantian mencetak angka hingga kedudukan 3-3. Duel sengit yang menampilkan adu ketahanan dimenangi Alwi yang menjauh, 5-3. 

Shetty memberikan perlawanan sengit hingga mampu menyamakan skor 6-6 dan berbalik unggul, 7-6 lewat permainan cepatnya.

Alwi merespons dengan smes menyilang dan kedudukan menjadi imbang. Permainan dengan intensitas tinggi ditampilkan kedua pemain. Shetty bermain cepat dalam menyerang dan menjauh, 9-7.

Alwi tidak membiarkan dirinya tertinggal lama dan mendekat, 8-9. Namun, Shetty menjauh, 11-8. Selepas jeda interval, Alwi mendekat 9-11. Namun, permainan Shetty semakin rapat sehingga pertahanannya tidak mudah ditembus Alwi.

Alwi bermain lebih cepat dengan melancarkan dropshot untuk mendekat, 10-13. Laga sengit selanjutnya terjadi. Alwi dipaksa kerja keras untuk mendapat poin karena pukulan-pukulan Shetty bertenaga dan menyulitkan.

Shetty terus memberikan tekanan kepada Alwi dan menjauh, 18-11. Alwi susah payah menyerang karena Shetty bermain ulet di segala sisi. Alwi berusaha mengejar ketertinggalan, 16-18 dengan bermain lebih sabar lalu menyerang Shetty.

Shetty lepas dari kebuntuan dan mempertahankan keunggulan, 19-16. Alwi mendekat lagi, 17-19. Shetty melakukan netting dan mencetak game point, 20-17. Shetty yang sudah unggul mengunci gim ini dengan skor 21-17.

Alwi menghujani Shetty dengan serangan beruntun, 4-0. Shetty mendekat, 1-4. Alwi tidak memberikan ruang Shetty untuk berkembang hingga unggul jauh pada interval, 11-3.

Alwi mempertahankan keunggulan 18-4 selepas interval setelah Shetty banyak melakukan kesalahan. Alwi yang dominan hanya memberi kesempatan Shetty mencetak 5 poin. Laga berlanjut ke gim penentuan.

Shetty kembali tampil trengginas dan mencetak angka lebih dulu. Alwi yang sudah mendapat modal kepercayaan diri setelah menang telak pada gim kedua menekan Shetty untuk menjauh, 3-1.

Kondisi ini tidak bertahan lama karena Shetty menyamakan kedudukan, 3-3 dan menjauh lewat netting.  Shetty memperkuat pertahanan dan semakin melebarkan jarak, 5-3. Alwi mengejar ketertinggalan, tetapi Shetty memimpin pada interval, 11-8.

Alwi bermain cepat untuk menipiskan selisih skor, 9-11. Namun, kesalahan sendiri membuat Shetty menjaga keunggulan.

Alwi perlahan mendekat, 13-14. Tetapi, Shetty menjaga dominasi dengan menjauh, 16-14. Shetty menebus dengan serangan cepat dan menjaga posisinya tetap memimpin. Asa dijaga Alwi dengan mendekat, 17-20. Shetty yang sudah unggul, mengunci kemenangan.

"Pada gim ketiga setelah interval saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa, tetapi memang tidak sesuai yang diinginkan," aku Alwi.

"Pelajaran lagi hari ini bagaimana ketika di turnamen pertama sudah all out dan habis-habisan, persiapan back to back turnamennya atau minggu keduanya harus bisa lebih baik lagi. Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat balik, cepat reset."

"Setelah ini saya akan langsung alihkan fokus ke depan untuk Kejuaraan Dunia."

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.