TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Pencarian terhadap WNA Polandia, Marcin Dawid (44), yang diduga terseret arus dan tenggelam saat mandi di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali kembali dilakukan Tim SAR Gabungan, Rabu 2 September 2026.
Memasuki hari ketiga pencarian, petugas masih belum menemukan keberadaan korban. Tim SAR Gabungan menyisir sejumlah titik dengan mengerahkan rubber boat, melakukan penyisiran pesisir pantai hingga memantau kondisi dari udara menggunakan drone.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, mengatakan pencarian di perairan pada Rabu dilakukan dari lokasi kejadian menuju arah Air Kuning, yang berada di sebelah barat Pantai Tembles.
"Kami terus melanjutkan proses pencarian dengan menyisir perairan hingga ke arah air kuning (barat dari TKP) hari ini," kata Dewa Putu Hendri Gunawan saat dikonfirmasi, Rabu 2 September 2026.
Selain penyisiran di laut, Tim SAR Gabungan juga menyisir garis pantai dari lokasi kejadian menuju arah timur.
Petugas turut mengerahkan drone untuk melakukan pemantauan dari udara guna mencari tanda-tanda keberadaan korban.
Baca juga: Korban Terdampak Kebakaran di Jalan Nakula Denpasar yang Termasuk KK Luar Bali Akan Dipulangkan
"Namun, hingga saat ini masih belum membuahkan hasil," sebutnya.
Upaya pencarian di perairan tidak dapat dilakukan secara maksimal sepanjang hari.
Memasuki siang hari, kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian mulai menjadi kendala bagi petugas.
Dewa Hendri mengatakan angin bertiup cukup kencang disertai gelombang yang tinggi.
Kondisi tersebut membuat petugas harus mempertimbangkan faktor keselamatan sebelum menurunkan rubber boat ke laut.
Situasi perairan yang berisiko menyebabkan penyisiran menggunakan perahu karet sulit dilakukan.
Karena itu, petugas mengoptimalkan metode pencarian lain, yakni menyisir kawasan daratan dan melakukan pemantauan udara menggunakan drone.
"Kami upayakan dengan penyisiran daratan serta pemantauan udara dengan drone. Jika ada nelayan atau masyarakat yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor ke kami Tim SAR Gabungan," tandasnya.
Tim SAR Gabungan hingga hari ketiga masih berupaya menemukan Marcin Dawid.
Petugas juga mengajak masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Jembrana, untuk segera memberikan informasi apabila menemukan benda atau tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.
(*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.