SURYA.CO.ID, BONDOWOSO – Kinerja giling tebu Pabrik Gula (PG) Pradjekan di Bondowoso di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mencatatkan capaian positif hingga mencapai 73,20 persen.
Pabrik gula di Jawa Timur itu tercatat telah menggiling sebanyak 351.300,05 ton tebu hingga 31 Agustus 2025.
Keberhasilan itu berkat kolaborasi erat dengan para petani lokal yang konsisten menjaga kualitas hasil panennya.
Baca juga: Tanam Perdana 8 Hektar di Bone, SGN Perkuat Basis Gula Indonesia Timur
Manajemen terus memacu kapasitas produksi demi memenuhi target kerja yang telah ditetapkan perusahaan.
"Sedangkan hingga masa akhir giling di tahun 2026 ini kami ditargetkan bisa menggiling 479.916,97 ton tebu," kata R Candra Sakti Wijaya, General Manager PG Pradjekan, dalam keterangannya Rabu (2/9/2026).
Pencapaian target itu sangat bergantung pada mutu bahan baku yang dikirimkan oleh para petani.
Para petani diimbau menerapkan prinsip MBS (Manis, Bersih, dan Segar) sejak proses pemanenan di kebun.
"Tebu yang manis, bersih, dan segar memiliki peran penting dalam menentukan kualitas bahan baku yang diterima pabrik," jelas Candra.
Kualitas bahan baku itu secara langsung memengaruhi nilai rendemen serta besaran pendapatan yang diterima petani.
Baca juga: SGN Perkuat Kinerja Industri Gula Nasional Melalui Konsolidasi di PG Meritjan Kediri
Ketua DPC APTRI PG Pradjekan Bondowoso, Rolis Wikarsono, menegaskan pentingnya menjaga kualitas komoditas itu demi keberlanjutan industri.
"Hal itu menjadi salah satu upaya petani untuk meningkatkan hasil usaha dan pendapatan dari budidaya tebu," tambah Rolis dalam kesempatan terpisah.
Sinergi yang erat antara petani dan pabrik gula menciptakan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan.
Imbauan Peningkatan Mutu Tebu
Rolis mengajak seluruh petani tebu untuk terus mempertahankan mutu panen saat dikirim ke pabrik.
“Petani harus terus menjaga kualitas tebunya. Tebu yang Manis, Bersih, dan Segar akan memberikan hasil yang lebih baik ketika masuk ke pabrik. Kami mengajak petani untuk mengirimkan tebu dengan mutu MBS ke PG milik PT SGN agar hasil yang diperoleh lebih maksimal. Dengan hasil yang baik, tentu harapannya pendapatan petani juga dapat meningkat,” terang Rolis.
Peningkatan mutu tebu menjadi perhatian bersama demi mendukung kinerja industri gula nasional yang lebih optimal.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.