TRIBUNNEWS.COM — Sebuah lukisan yang dibeli hanya seharga 30 dolar AS atau sekitar Rp500 ribu dalam lelang barang peninggalan keluarga di Michigan, Amerika Serikat, ternyata memiliki nilai jauh lebih tinggi.

Lukisan karya seniman Chicago, Gertrude Abercrombie, tersebut akhirnya terjual seharga 1,35 juta dolar AS atau sekitar Rp22 miliar dalam lelang yang digelar Freeman's Auctions.

Karya berjudul “Alderman Merriam's Shells” itu dibuat Abercrombie pada 1951 dan menjadi lukisan termahal karya sang seniman yang pernah terjual.

Harga tersebut juga jauh melampaui perkiraan awal rumah lelang yang menaksir lukisan itu hanya sekitar 150.000 hingga 250.000 dolar AS.

Dibeli Seharga 30 Dolar

Lukisan tersebut sebelumnya tersimpan selama puluhan tahun di sebuah keluarga di Kalamazoo, Michigan.

Para ahli kemudian menelusuri sejarah lukisan itu dan menemukan bahwa karya tersebut pernah diberikan kepada John Reynolds, seorang dokter di Kalamazoo, pada 1952.

Baca juga: Museum di Italia Dibobol Maling, Lukisan Triliunan Rupiah dari Abad ke-14 Raib

Lukisan itu disebut diberikan sebagai bentuk pembayaran atas sebuah prosedur medis yang dilakukan Reynolds.

Karya tersebut kemudian tetap berada di keluarga Reynolds selama sekitar 75 tahun.

Hingga akhirnya, lukisan itu dijual dalam penjualan barang peninggalan keluarga di Kalamazoo pada Juli 2026.

Pembelinya saat itu disebut sebagai seorang pemburu harta karun yang belum mengetahui nilai sebenarnya dari lukisan tersebut.

Dari transaksi senilai 30 dolar AS, karya itu kemudian masuk ke pasar lelang dengan nilai yang mencapai jutaan dolar.

Lukisan Koleksi Pejabat Chicago

“Alderman Merriam's Shells” menampilkan sejumlah kerang laut yang berasal dari koleksi Robert Merriam, anggota Dewan Kota Chicago.

Merriam mewakili Distrik 5 Chicago pada periode 1947 hingga 1955.

Karya tersebut dibuat Abercrombie pada 1951, ketika sang seniman masih aktif menghasilkan lukisan dengan karakter surealis yang menjadi ciri khas karyanya.

Setelah melalui proses autentikasi dan penelusuran sejarah kepemilikan, lukisan tersebut kemudian ditawarkan melalui Freeman's Auctions.

Nilai akhirnya mencapai 1,35 juta dolar AS, menjadikannya karya Abercrombie dengan harga jual tertinggi.

Jika dibandingkan dengan harga saat pertama dibeli, nilai lukisan tersebut melonjak sangat tajam.

Lukisan yang dibeli seharga 30 dolar AS itu akhirnya terjual 1,35 juta dolar AS.

Artinya, harga lelang terakhir mencapai sekitar 45.000 kali lipat dari harga pembelian sebelumnya.

Kisah tersebut menjadi contoh bagaimana sebuah benda yang selama puluhan tahun tersimpan sebagai bagian dari barang keluarga dapat memiliki nilai seni dan sejarah yang jauh lebih besar setelah identitas serta asal-usulnya berhasil ditelusuri. (UPI)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.