TRIBUNNEWS.com - Ada 11 weton yang disebut sebagai balung kuning atau tulang wangi dan berkaitan dengan mitos malam 1 Suro.
Weton adalah hari kelahiran dalam bahasa Jawa, yang dihitung berdasarkan harinya, seperti Senin hingga Minggu, dan pasarannya, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa, weton mempengaruhi watak seseorang hingga menjadi pedoman dalam menentukan hari baik untuk hal-hal penting.
Pakar Filsafat Jawa Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Iva Ariani, mengungkapkan, weton dalam ilmu filsafat, disebut sebagai epistimologi Jawa karena mengacu pada pengalaman-pengalaman empiris masyarakat.
"Jadi, ini sebenarnya pengetahuan, pengetahuan tradisional masyarakat," ujarnya, dikutip dari laman resmi UGM, Kamis (26/5/2025).
Lalu, apa saja weton yang dianggap sebagai balung kuning atau tulang wangi? Berikut daftarnya:
Dalam daftar weton balung kuning, tidak ada hari Jumat.
Menurut penjelasan Budayawan sekaligus Dosen Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Tundjung Wahadi Sutirto, dalam primbon Jawa memang tidak ada hari Jumat yang termasuk weton balung kuning.
Sebab, orang yang lahir pada hari Jumat, menurut kepercayaan masyarakat Jawa, mempunyai watak bersifat air yang berlawanan dengan sifat panas.
Sehingga, hal itu tidak disukai oleh makhlus halus.
"Dalam primbon Jawa memang hari Jumat tidak masuk tulang wangi. Kalau melihat watak tulang wangi itu bersifat spiritual yang kuat menjadi daya tarik makhluk astral atau makhluk halus," tutur Tunjdung, dilansir Kompas.com.
"Sementara hari Jumat mempunyai watak bersifat air yang berlawanan dengan sifat panas, sehingga tidak disukai makhluk astral. Karena sifat makhluk astral itu panas," tambahnya.
Dikutip dari TribunJogja.com, orang yang memiliki weton balung kuning digambarkan mempunyai kekuatan spiritual, aura positif, dan keistimewaan.
Kepercayaan masyarakat Jawa menganggap orang-orang yang memiliki weton balung wangi adalah mereka yang dianggap harum dan disukai oleh makhluk halus.
Ciri-ciri orang yang memiliki weton balung kuning adalah sebagai berikut:
Sementara itu, masyarakat Jawa juga meyakini orang yang memiliki weton balung kuning biasanya mengalami sejumlah gejala menjelang malam 1 Suro, seperti badan terasa pegal, gelisah, hingga kerap emosi.
"Saya rasa weton tulang wangi yang dikaitkan dengan gejala-gejala tersebut tidak jauh dengan self-cultivation orang Jawa untuk menjadi subjek di semesta alam ini sesuai dengan konsep kosmologi tadi," jelas Kepala Pusat Unggulan Iptek Javanologi Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sahid Teguh Widodo.
Terpisah, Tundjung Wahadi Sutirto menyebut orang-orang berweton balung kuning punya kecenderungan daya tarik yang kuat.
Mereka memiliki tingkat kepekaan terhadap lingkungan, baik yang terlihat maupun gaib, lebih tinggi dibanding orang biasa, hingga berdampak terhadap energi negatif yang bisa terserap.
Karena itu, untuk menghindarkan diri dari energi negatif, jelas Tundjung, orang-orang yang memiliki weton balung kuning biasanya melakukan meditasi atau berdoa.
"Karena orang dengan weton tulang wangi ini punya kedekatan dengan makhluk halus, maka mereka yang memiliki weton itu bisa bersinggungan dengan roh-roh itu."
"Sehingga bisa berdampak pada energi negatif yang terserap olehnya," jelas Tundjung, dikutip dari Kompas.tv.
(Pravitri Retno W, TribunJogja.com/Santo Ari, Kompas.com/Alicia, Kompas.tv/Fiqih Rahmawati)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.