SERAMBINEWS.COM – Praktisi kesehatan dan penggagas Juruz Sehat Rasulullah (JSR), dr Zaidul Akbar, kembali membagikan resep sederhana namun berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama sistem pencernaan dan organ hati (liver).

Menurut dr Zaidul, bahan alami yang satu ini kerap ditemukan di dapur rumah, yaitu asam jawa.

Bukan hanya penambah rasa masakan, asam jawa ternyata menyimpan manfaat luar biasa bagi tubuh jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.

“Asam jawa itu seratnya tinggi banget. Dia bagus untuk bantu melancarkan buang air besar dan membersihkan liver,” ungkapnya dalam video di kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, dikutip Rabu (22/10/2025).

Ilustrasi buah asam jawa buatan Meta AI, Rabu (13/8/2025).
Ilustrasi buah asam jawa buatan Meta AI, Rabu (13/8/2025). (Meta AI)

Biasanya, masyarakat mengenal asam jawa sebagai bahan utama dalam minuman kunyit asam. 

Namun, dr Zaidul Akbar justru lebih menyarankan cara konsumsi yang lebih sederhana tanpa tambahan kunyit.

Begini cara membuat minuman asam jawa ala dr Zaidul Akbar.

Cukup siapkan sedikit asam jawa, lalu tambahkan air panas, madu, dan sedikit garam. Aduk atau shake hingga semuanya larut dan tercampur rata.

“Rasanya lebih ajaib. Coba deh di rumah, nanti BAB-nya lancar. Lama-lama liver juga akan dibersihkan oleh asam jawa,” ujarnya.

Tak hanya membantu pencernaan, dr Zaidul juga menyebut bahwa asam jawa memiliki kemampuan mengikat logam berat dalam tubuh. Logam berat ini bisa masuk lewat makanan, minuman, hingga produk kosmetik yang digunakan setiap hari.

“Asam seperti ini bisa mengikat beberapa logam berat yang ada pada makanan atau mungkin dari kosmetik,” jelasnya.

Kuncinya ada di kebiasaan

Meski bahan dan cara membuatnya sangat mudah, dr Zaidul Akbar menekankan bahwa manfaat sesungguhnya baru terasa jika dilakukan secara konsisten.

“Yang paling susah itu membangun kebiasaannya. Tapi kalau sudah terbiasa, rasanya menyenangkan,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, dr Zaidul juga menyinggung pentingnya menikmati proses hidup sehat, bahkan dalam hal kecil seperti mengupas buah sendiri.

“Kadang saya beli nanas di perjalanan, terus kupas sendiri di rumah. Ada kebahagiaan di situ,” ucapnya sambil tersenyum.

Dengan bahan murah dan mudah didapat, dr Zaidul Akbar mengajak masyarakat untuk menjadikan minuman asam jawa sebagai bagian dari rutinitas sehat di rumah.

Selain menyegarkan, minuman ini diyakini membantu melancarkan pencernaan, membersihkan liver, dan mengurangi paparan logam berat dalam tubuh.

Bahaya Bungkus Bakso Panas dengan Plastik, dr Zaidul Akbar: Bisa Picu Zat Pemicu Kanker

Membungkus bakso atau makanan berkuah panas dengan plastik masih menjadi kebiasaan banyak orang karena dianggap praktis. Namun, kebiasaan ini ternyata menyimpan risiko serius bagi kesehatan tubuh.

Pakar kesehatan herbal dan dokter, dr Zaidul Akbar, mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membungkus makanan panas terutama bakso dengan plastik.

Menurutnya, plastik yang terkena panas dapat melepaskan zat kimia berbahaya ke dalam makanan.

“Sehari-hari kita sudah banyak terpapar logam berat, yang menjadi salah satu pemicu kanker. Jadi kalau ada orang beli bakso terus kuah panasnya langsung dimasukkan ke plastik, saya pribadi tidak akan makan itu,” ujarnya melalui kanal YouTube resminya, dikutip Jumat (17/10/2025).

Zat Beracun Bisa Larut ke Makanan

Plastik yang terkena suhu tinggi berpotensi mengeluarkan bisfenol A (BPA), ftalat dan berbagai logam berat.

Zat-zat ini dapat larut ke dalam kuah atau makanan panas, lalu masuk ke dalam tubuh saat dikonsumsi.

Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia tersebut dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, mulai dari ketidakseimbangan hormon, penurunan kesuburan, hingga meningkatnya risiko penyakit kronis seperti kanker.

“Kalau kuah panas masuk plastik, zat beracun otomatis ikut larut dan masuk ke tubuh. Ini bahaya laten yang sering tidak disadari,” tambahnya.

dr Zaidul Akbar tidak melarang masyarakat mengonsumsi bakso, tetapi mengingatkan pentingnya memilih wadah yang tepat. Ia menyarankan membawa wadah sendiri dari stainless steel atau kaca sebagai alternatif yang lebih aman.

“Kalau mau tetap makan bakso, bawa rantang sendiri. Tapi jangan rantang plastik juga,” tegasnya.

Selain aman dari bahan kimia berbahaya, wadah stainless steel atau kaca juga menjaga cita rasa dan kualitas makanan tetap baik.

Peringatan ini sejalan dengan prinsip pola hidup sehat yang selama ini digaungkan dr Zaidul Akbar. Menurutnya, kesehatan tidak hanya bergantung pada apa yang dimakan, tapi juga bagaimana makanan tersebut dikemas dan disajikan.

Dengan langkah sederhana seperti membawa wadah sendiri dan mengurangi plastik sekali pakai, masyarakat dapat melindungi diri dari paparan zat berbahaya dan menurunkan risiko penyakit serius di masa mendatang.

(Serambinews.com/Firdha)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.