Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN- Banjir bandang terjang Bireuen terjadi
Senin hingga Rabu (25-27/2025) malam menyebabkan sembilan jembatan
putus. Adapun jembatan yang putus mulai dari jembatan rangka baja
Rancong, Kutablang, jembatan Krueng Tingkeum Kutablang lintasan jalan
nasional Banda Aceh Meda . Kemudian jembatan rangka baja Pante Lhong,
Peusangan, jembatan Awe Geutah Paya-Teupin Reudeup, Peusangan Selatan,
jembatan rangka baja Ulee Jalan, Peusangan Selatan. Selanjutnya
jembatan rangka Teupin Mane lintasan Bireuen Takengon. Berikutnya
jembatan gantung Simpang Mulia, jembatan gantung Kubang Keube, Balee
Panah Juli, jembatan gantung Pante Baro, Juli.
Transportasi dua arah baik dari Medan ke Banda Aceh maupun sebaliknya
lumpuh total, puluhan kendaraan truk, minibus dan lainnya dari arah
barat terpaksa parkir di sepanjang jalan mulai dari Lhoknga maupun di
Keude Peusangan Matang Glumpang Dua. Sementara kendaraan dari arah
timur bertahan di Gandapura sampai Kutablang. Kemudian transportasi
Bireuen Takengon atau sebaliknya juga putus
Amatan Serambinews.com, Kamis (27/11/2025) jembatan Rangka baja
Rancong atau di kawasan Kuala Ceurape tidak kelihatan lagi sudah
dibawa banjir bandang. Akses antara Kutablang dengan Gandapura di
sebelah utara jembatan Kutablang putus total. Kemudian pada jembatan
rangka baja Kutablang .yang putus berada pada dua segmen sebelah timur
jembatan sekitar 60 meter. Selain itu puluhan ruko di Kutablang dekat
aliran atau jembatan diterjang banjir termasuk doorsmeer dan lainnya
ambruk. Lebar permukaan sungai Krueng Tingkeum meluas. Sesekali
terlihat tebing sungai jatuh dihantam derasnya sungai. Ratusan warga
bertahan di dekat jembatan, satu tiang listrik yang tumbang ke badan
jalan dekat jembatan belum dipindahkan, kabel listrik bergelantungan
dan berserakan di badan jalan. Sementara jembatan Teupin Mane yang
putus sebelah utara atau pada segmen pertama dari arah Bireuen. Badan
jalan juga amblas, sejumlah juga rusak. Sementara jembatan Pante Lhong
Peusangan putus total sebagai terlihat berada di seberang atau sebelah
timur jembatan, hamparan sungai di kawasan tersebut meluas. Sementara
itu pada jembatan rangka baja Awe Geutah Paya - Teupin Reudep yang
putus sebelah timur, di jembatan balok kayu tersangkut lumayan banyak.
Akses putus total, warga terlihat membersihkan kayu yang tersangkut
di atas maupun di bawah jembatan. Kondisi yang lebih parah lagi pada
jembatan rangka baja Ulee Jalan, Peusangan Selatan, bagian yang putus
sebelah selatan dan tersisa sedikit di sebelah utara, badan jalan ikut
amblas.
Beberapa warga menyebutkan sejumlah jembatan di Peusangan dan
Kutablang sudah putus dihantam banjir bandang yang melanda Bireuen
kawasan Kutablang dan Peusangan sejak tiga hari terakhir, puncaknya
Rabu malam hingga Kamis (27/11/2025) dini hari banjir bandang
menerjang jembatan setelah bendungan karet di kawasan Desa Kapa,
Peusangan jebol. Selain jembatan putus, puluhan rumah hancur, ratusan
warga mengungsi ke masjid Kutablang Bireuen. Selain itu, waduk paya
Kareung, Peusangan, Bireuen juga meluap dan terjadi banjir besar
melanda Bireuen. Selain waduk Paya Kareung meluap, badan jalan mulai
di depan Mapolres Bireuen, Cot Bada juga tergenang. Selain itu,
kawasan Cureh, Simpang Adam Batre, Peudada juga tergenang air sehingga
kendaraan roda empat tidak bisa lewat. Amatan Serambinews.com selama
dua hari, kendaraan dari arah Banda Aceh parkir di SPBU Cot Gapu,
sementara kendaraan dari arah timur stanby di kawasan Peusangan.
Sementara kendaraan roda dua bisa melintas dipandu warga melewati
jalan alternatif walaupun tergenang banjir luapan. Arus lalu lintas
baik roda dua maupun roda empat baru lancar kembali untuk kawasan
Bireuen pada pukul 10.00 WIB Kamis (27/11/2025) setelah tumpah air
dari waduk Paya Kareung melalui bantaran waduk berkurang. Para pemuda
serta anggota RAPI Bireuen terlihat ikut memandu para pelintas agar
tidak terjebak banjir. Hingga Kamis (27/11/2025) hujan masih mengguyur
Bireuen namun intensitas sedang, sehingga para pelintas bisa melewati
kawasan badan jalan yang tergenang banjir. (*)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.