BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA – Suasana haru menyelimuti kawasan Majelis Darussyarikin, Antasan Senor, Martapura, kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Senin (8/12/2025) sore
Kala itu gelombang manusia memadati lokasi untuk menyalatkan jenazah Tuan Guru KH Syukri Unus.
Sejak kabar wafatnya tersebar, para santri, warga Banjar, hingga pelayat dari berbagai daerah langsung berdatangan.
Usai disalatkan, jenazah ulama kharismatik yang akrab disapa Tuan Guru Syukri itu diarak menuju kompleks pemakaman yang berada tak jauh dari majelis tempat beliau mengajar.
Ribuan orang mengikuti prosesi tersebut, membentuk barisan panjang sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Banyak pelayat mengaku memiliki kedekatan batin dengan almarhum.
“Saya sering mengikuti majelis beliau. Rasanya berat melepas sosok yang begitu dihormati,” tutur Mansyah (43) alumnus Ponpes Darussalam Martapura.
KH Syukri Unus dikenal sebagai ulama alim asal Amuntai, Hulu Sungai Utara, yang telah lama berdakwah dan bermukim di Martapura.
Beliau mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sultan Agung, Banjarbaru, pada malam sebelumnya.
(Banjarmasin Post/ Nurholis Huda)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.