TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gisella Anastasia bersama sang putri, Gempita Nora Marten, tampil membawakan lagu Ajaib di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Rabu (9/12/2025) sore.

Tak hanya berdua, mereka juga tampil bersama penyandang disabilitas dalam gelaran acara bertajuk Dunia Tanpa Batas yang diselenggarakan oleh Yayasan Sekar Ayu Jiwanta.

Penyandang disabilitas adalah seseorang yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, dan mental.

Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (3 Desember) dan Hari Ibu (22 Desember).

"Aku nyanyi, (nggak catwalk) takut kepleset nanti. Nyanyi aja, nyanyi," kata Gisel saat ditemui sebelum penampilan.

Gisel mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Ia hanya berkoordinasi dengan sang putri untuk membagi bagian lagu, kemudian dikombinasikan dengan penampilan para penyandang disabilitas di atas panggung.

"Persiapannya ya kebetulan udah hari-harinya nih lagunya, jadi kayak tadi kita janjian aja sih bagiannya sama Gempi, nyanyiin lagunya Gempi yang judulnya Ajaib," ujar Gisel.

Gisel mengungkapkan acara ini sangat menarik baginya, karena para penyandang disabilitas tidak dipandang sebelah mata. Mereka juga memiliki kemampuan yang dapat dilatih serta menunjukkan performa luar biasa.

Hal tersebut, menurut Gisel, membuatnya semakin bersyukur, terutama untuk mengajarkan rasa syukur kepada Gempi saat melihat penyandang disabilitas tampil bernyanyi, menari, hingga berjalan di runway.

"Buat aku sebagai pengingat sih, untuk kita sebagai yang dikasih keberkahan lebih ya, untuk bisa menjalani hidup dengan mungkin kondisi lebih normal itu biar lebih bersyukur, enggak bersungut-sungut ngerjain apa-apa, jadi biar semangat," jelas Gisel.

"Karena ternyata teman-teman juga yang lain walaupun ada keterbatasan tapi mereka justru lebih-lebih semangatnya dari kita. Jadi, di acara kali ini ngelihat semua dengan kreativitasnya masing-masing," lanjutnya.

Bahkan, penampilan Gisel dan Gempi sebelum tampil dirias oleh teman-teman tuna rungu dan tuna wicara dengan hasil yang tidak kalah bagus.

"Tadi aku sama Gempi disusun dan ditata rambut sama teman-teman yang tuna rungu, tuna wicara, karya mereka memang nggak kalah, malah cakep banget," ujar Gisel.

"Dan mereka apa ya, rajin banget, upaya karyanya itu terlihat lebih bagus sekali, lebih unggul begitu, lebih memberikan dengan sepenuh hati," tambahnya.

Sementara itu, ketua panitia sekaligus pegiat budaya, Aylawati Sarwono, menjelaskan acara ini dirancang bukan sekadar menjadi tontonan, tetapi pengalaman bersama yang mengajak publik melihat disabilitas dengan cara pandang baru.

"Kita ingin pengunjung mal yang kebetulan lewat, keluarga yang datang bersama anak-anak, maupun komunitas perempuan dan disabilitas merasakan bahwa inklusi itu konkret," ujar Aylawati.

"Ketika penari tuli, musisi tunanetra, dan model disabilitas berbagi panggung dengan figur publik, di situlah kita melihat Indonesia yang kita impikan adil, setara, dan saling menguatkan," lanjutnya.

Acara tersebut juga bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.