TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Kepolisian Resor (Polres) Cilegon telah memeriksa tujuh orang saksi terkait kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan yang terjadi di sebuah rumah mewah di kawasan Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kota Cilegon, Banten.
Dalam peristiwa tersebut, seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun berinisial MAHM ditemukan tergeletak bersimbah darah di dalam rumahnya.
Korban pertama kali ditemukan oleh saudaranya yang masih berusia 8 tahun berinisial D. Saat kejadian, D berada di dalam rumah dan kemudian menghubungi ayah mereka, H. Maman Suherman, untuk melaporkan kondisi korban.
Baca juga: Polisi Sebut Tak Ada Barang Hilang di Kasus Dugaan Perampokan dan Pembunuhan di Rumah Mewah Cilegon
Kasi Humas Polres Cilegon, Iptu Sigit Dermawan, mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan secara intensif guna mengungkap motif serta pelaku dalam kasus tersebut.
“Saat ini kami masih dalam tahap penyelidikan. Untuk motif belum bisa ditentukan karena masih kami dalami,” kata Sigit kepada TribunBanten.com, Rabu (17/12/2025).
Sigit menjelaskan, sebanyak tujuh saksi telah dimintai keterangan, terdiri dari pihak keluarga korban dan warga di sekitar lokasi kejadian.
“Adapun saksi yang sudah kami periksa berjumlah tujuh orang, baik dari keluarga korban maupun warga setempat,” ujarnya.
Namun, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi tersebut, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan secara pasti terkait dugaan perampokan dan pembunuhan yang terjadi.
“Kami masih terus mendalami kasus ini,” kata Sigit.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Sigit, polisi tidak menemukan adanya barang berharga yang hilang dari dalam rumah korban.
“Hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya barang yang hilang di dalam rumah tersebut,” ucapnya.
Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan hingga saat ini baru berupa pakaian yang dikenakan korban serta sebuah buku yang berada di dekat korban saat ditemukan.
“Barang bukti yang ditemukan sementara adalah baju yang digunakan korban dan satu buku,” jelasnya.
Terkait dugaan penggunaan senjata tajam, Sigit menyebut pihak kepolisian belum menemukan benda tersebut di lokasi kejadian.
“Untuk senjata tajam sampai saat ini belum ditemukan,” pungkasnya.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.