TRIBUNTRENDS.COM - Program Dangdut Academy 7 (DA7) sempat banjir kritik karena sistem penilaian yang mempertimbangkan virtual gift sebagai faktor penentu.
Sistem virtual gift ini dinilai tidak adil karena keputusan lanjut tidaknya peserta juga didasrkan pada virtual gift yang ia terima, tidak murni pada penampilan bernyanyi.
Virtual gift kini menjadi salah satu penilaian utama dalam DA7, berdampingan dengan kualitas vokal dan performa panggung.
Penonton atau penggemar bisa memberikan dukungan terhadap jagoan mereka dengan mengirimkan koin virtual melalui platform Vidio atau transfer.
Akumulasi dari total koin yang diperoleh peserta ini nantinya akan menentukan penilaian.
Sistem ini sempat diprotes karena dinilai tidak adil, namun mengapa terus dipertahankan?
Baca juga: Virtual Gift DSultan Terbukti Sakti! Tasya dan Valen Lolos Grand Final, April Harus Puas Juara 3
Rupanya, sistem virtual gift memberikan keuntungan yang menjanjikan.
Seorang pengguna Facebook viral setelah membagikan estimasi perhitungan total virtual gift yang masuk ke DA7.
Perhitungan itu dilakukan mulai dari TOP 10 hingga TOP 4.
Total seluruh koin yang diperoleh selama kompetisi berkisar antara 514 juta koin.
Jika dikonversi ke rupiah maka nilainya tembus hingga Rp 10,3 miliar.
Lantas dari nilai itu, berapa yang diterima peserta?
Indosiar memang tidak pernah mengungkap dengan pasti berapa persen yang diterima peserta dari virtual gift yang mereka dapatkan.
Namun coba kita hitung jika Indosiar mengambil bagian sebesar 50 persen.
Dengan perhitungan itu, Indosiar mendapat sekitar Rp 5,1 miliar.
Sementara sisanya menjadi bagian dari peserta.
Baca juga: Perbandingan Harga Koin Virtual Gift DBoss, DSultan dengan Hadiah yang Didapat Juara 1,2,3 DA 7
Berdasarkan tabel estimasi yang beredar, peserta dengan virtual gift paling atas bakal menerima sekitar Rp 800 juta.
Sementara yang terendah menerima sekitar Rp 70 juta.
Nominal ini tentu masih cukup besar, bahkan melebihi hadiah yang disiapkan Indosiar untuk para juara.
Namun tentu saja angka ini hanya estimasi saja, sebab Indosiar sendiri tidak pernah mengungkap berapa persen yang diterima peserta.
Daftar nominal koin virtual gift di Vidio mencakup 350 koin, 1.250 koin, 3.250 koin, 6.250 koin, 625.000 koin (DBoss), hingga 5.000.000 koin (DSultan).
DBoss dan DSultan adalah koin yang paling ampuh untuk menyelamatkan peserta.
Sementara itu, harga 1 koin di Vidio adalah Rp 20.
Sehingga setiap 100 koin akan bernilai Rp 2000.
Sementara untuk DBoss nilainya setara Rp 11 juta, sedangkan DSultan berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp100 juta.
Baca juga: Bukan Nilai Juri! Virtual Gift Penentu Dua Tiket Grand Final DAcademy, Terendah Harus Puas Juara 3
Meski begitu, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak Indosiar mengenai harga pasti maupun mekanisme pembeliannya.
Keberadaan virtual gift membawa warna baru pada persaingan.
Penonton kini mempunyai peran aktif dalam menentukan kelanjutan langkah peserta favorit mereka.
Banyak warganet menilai skema ini sebagai bentuk dukungan langsung yang lebih nyata, walau sebagian lainnya mengkhawatirkan potensi ketimpangan karena perbedaan kekuatan basis penggemar.
Bagi yang ingin ikut berpartisipasi, penonton dapat membuka tayangan D’Academy 7 melalui aplikasi Vidio, lalu masuk ke fitur live chat.
Di sana tersedia ikon hadiah yang bisa ditekan untuk mengirim gift.
Setelah memilih jenis hadiah, pengguna dapat menuliskan pesan dukungan dan mengirimkannya menggunakan coins yang dimiliki.
Seluruh gift yang masuk akan tercatat sebagai dukungan resmi untuk peserta.
Di akhir setiap episode, akan diumumkan tiga pengirim gift terbanyak sekaligus peserta dengan perolehan virtual gift tertinggi.
Peserta teratas berhak lolos otomatis dan terbebas dari eliminasi. (TribunTrends/Galuh)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.