TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kabar duka, Syafiq Ridhan Ali Razan (18) pendaki
asal Magelang Jateng akhirnya ditemukan setelah 17 hari pencarian tepatnya Rabu (14/10/2026) pukul 10.22 WIB dalam kondisi meninggal.
Syafiq Ali ditemukan di lereng puncak sisi selatan, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden.
Sebelumnya Syafiq Ali melakukan pendakian ke Gunung Slamet bersama temannya, Himawan Haidar Bahran pada Sabtu (27/12/2025) malam.
Mereka sama-sama siswa SMAN 5 Kota Magelang yang mendaki Gunung Slamet lewat jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Himawan berhasil ditemukan relawan dan dibawa ke basecame Dipajaya pada Selasa (30/12/2026) pagi.
Sementara jejak Syafiq Ali sempat misterius, pencarian selama 2 pekan ditutup hingga akhirnya dia ditemukan dalam kondisi meninggal pada Rabu (14/1/2026).
Saat pendakian, Syafiq Ali diketahui membawa papan tulisan berisi pesan buat mantan.
Papan tersebut dipakai Syafiq Ali saat foto di puncak Gunung Slamet.
Baca juga: Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Dunia di Lereng Puncak Gunung Slamet, Jasad Masih Dievakuasi
Papan bertuliskan ‘HI MANTAN, DAPAT SALAM DARI GUNUNG SLAMET 3428 MDPL’ itu ditemukan dalam jaket temannya yang sempat ikut hilang dalam pendakian, Himawan Choidar Bahran.
Saat ini, papan tulisan buat mantan itu disimpan di Basecamp Dipajaya.
“Kami temukan papan tulisan itu saat menemukan survivor pertama. Dalam jaket,” kata Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, Jumat (2/1/2026).
“Kondisi tubuhnya (Himawan--Red) lemas dan langsung kami evakuasi ke Basecamp Dipajaya,” sambungnya.
Sementara itu, Himawan, korban selamat yang saat ini berada di Basecamp Dipajaya membenarkan bahwa tulisan itu sengaja dibawa sampai puncak.
Tulisan untuk mantan itu memang sengaja dipesan oleh Ali di online dan dibawa saat pendakian.
“Iya, milik dia (Syafiq Ali). Pesan dulu di online baru saya yang bawa, saya masukin ke jaket. Di atas berfoto dengan itu. Ya, katanya untuk ramai-ramai saja,” kata Himawan.
Dia mengatakan, memang Syafiq menjalin hubungan dengan seseorang.
Namun sering putus nyambung.
Sebelum berpisah dengan Syafiq Ali, kedua pendaki muda asal Magelang itu masih bersama.
Di Pos 5, kaki Himawan mengalami kram.
Lalu Syafiq Ali memutuskan turun lebih dulu.
Ia ingin mencari bantuan terhadap rekannya itu.
Syafiq Ali meminta Himawan untuk menunggu di tempat.
Nahas, sejak itu kontak terputus, hingga Himawan ditemukan.
Sementara itu, ayah Himawan, yakni Imam Bukhori, mengaku kaget saat mendapatkan kabar anaknya dengan Syafiq dinyatakan hilang di Gunung Slamet.
“Saya pertama kali dapat kabar dari teman. Saya kaget. La pamitnya itu naik Gunung Sumbing,” ungkap Imam di Basecamp Dipajaya.
Dia pun mengizinkan anaknya yang pamit ke Gunung Sumbing karena di sekitar situ banyak saudaranya.
Kalau Gunung Sumbing, diakuinya, Himawan sudah beberapa kali naik, dianggap hafal medan.
Saat syafiq Ali mencari bantuan, Himawan sempat menunggu.
Akan tetapi Syafiq ditunggu hingga malam hari tak kunjung kembali.
Himawan lantas memutuskan kembali naik ke Pos 9 Gunung Slamet. Pos ini memiliki ketinggian sekitar 3.183 Mdpl.
Dari Pos 9 ini, pendaki hanya berjarak sekitar 300-600 meter menuju puncak.
Himawan bertahan di pos itu sampai Selasa (30/12) pagi sampai ditemukan oleh relawan di basecamp Dipajaya.
Pencarian kepada Syafiq terus dilakukan. Hingga kemudian ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Tim Wanadri dan relawan lah yang menemukan Syafiq Ali di lereng puncak sisi selatan, di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden tepatnya di Lokasi di Jalur Punggungan Gunung Malang dekat area Watu Langgar.
Baca juga: Rival Indigo Terlibat Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet, SAR 14 Hari Cari Syafiq Ali
Relawan menemukan jejak longsoran, prosotan dan patahan-patahan di sekitar lokasi.
Tim yang menemukan merupakan tim esar tahap 2 setelah tim tahap pertama ditutup.
Penemuan jenazah Syafiq Ali ditemukan pada hari ke-17 pencarian.Jalur Pendakian via Gunung Malang.
Jalur via Gunung Malang bisa jadi pilihan tepat karena medannya relatif mudah denga lokasi Basecamp berada di Clekatakan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
(tribun network/thf/TribunJateng.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.