TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Beredar video di media sosial, pawang hujan Raden Rara Istiati Wulandari alias Mbak Rara, ditegur oleh abdi dalem Kraton Yogyakarta saat pelaksanaan Labuhan Parangkusumo, di Pantai Parangkusumo Kabupaten Bantul, Senin (19/1/2026).

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Kraton Yogyakarta, GKR Condrokirono, buka suara terkait kejadian tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pada dasarnya semua pelaksanaan Hajad Dalem berasal dari Abdi Dalem Kraton Yogyakarta.

"Pada dasarnya semua pelaksanaan Hajad Dalem kemarin adalah dari Abdi Dalem Kraton Yogyakarta," katanya, melalui keterangan resmi diterima Tribunjogja.com, Kamis (22/1/2026).

Kendati demikian, agenda tersebut terbuka untuk umum, sehingga masyarakat diperbolehkan untuk hadir menyaksikan dengan catatan tetap menjaga ketenangan dan ketertiban demi kelancaran acara, sesuai tata aturan yang berlaku pada agenda tersebut.

"Kemudian, jika ada pihak luar baik perorangan/lembaga akan terlibat dalam agenda keraton, harus ada izin dari Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura," tuturnya. 

Baca juga: Prosesi Labuhan Merapi, Ritual Budaya Sekaligus Daya Tarik Wisata di Sleman

Pelaksanaan Labuhan

Gelaran itu menjadi bagian ucap syukur yang disampaikan oleh Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com pada Senin (19/1/2026) atau 30 Rejeb 1959 sekitar pukul 09.00 WIB, prosesi tersebut dimulai dengan pelaksanaan Pasrah Tinampi Ubarampe Labuhan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di pendopo kantor Kapanewon Kretek dan dilanjutkan prosesi labuhan di Parangkusumo.

Wakil Pengirit Abdi Dalem Juru Kunci Pemancingan Parangkusumo, Masbeko Suratso Trireja, mengatakan bahwa momen hajat dalem ini memiliki makna yang cukup mendalam yakni sebagai wujud syukur yang disampaikan  oleh Ngarsa Dalem.

Apalagi, selama ini telah diberikan kelancaran dan hidayah untuk DIY dan Indonesia.

"Kemudian kegiatan ini juga untuk mendoakan agar pada tahun-tahun yang akan mendatang bisa selalu mendapatkan keberkahan dengan kegiatan hajat labuhan ini. Di samping itu juga, kegiatan ini untuk memayu hayuning bawana dan dapat menjadi keseimbangan alam dengan manusia itu sendiri," jelas dia.(*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.