TRIBUNNEWS.COM - Pemain FTV dan sinetron Tiara Permata memerankan karakter dalam serial Keluarga yang Tak Dirindukan.

Tiara Permata menjadi lawan main Arbani Yasiz dan Miqdad Addausy di serial panjang MDTV tersebut.

Dalam serial, Tiara Permata memainkan peran Nurani, diceritakan sebagai wanita yang kerap emosi kepada orang tuanya.

Dapat peran antagonis, membuat artis 28 itu menemukan banyak kesulitan.

Bahkan ia  sampai susah membangun chemistry dengan aktor Arbani Yasiz dan Miqdad Addausy.

Wanita kelahiran 31 Maret 1997 ini, merasa kepribadiannya yang tertutup membuatnya sulit beradaptasi.

"Bangun chemistry lumayan sulit, karena aku introvert juga," kata Tiara Permata di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

Namun, Tiara terus berusaha membuka diri.

Hingga beruntung Arbani dan Miqdad membantunya membangun chemistry.

Pemilik nama lengkap Tiara Nur Permata Elsaid  ini, mengaku senang dan terkesan saat serial panjangnya itu kini ditayangkan di Netflix.

Selama syuting, Tiara banyak menjalani adegan emosional sampai menguras tenaganya karena harus marah-marah.

Baca juga: Penilaian Arbani Yasiz Tentang Keluarga, Hubungan Orang Tua dan Anak Tak Selalu Berjalan Seimbang

"Sebenarnya sering dapat peran antagonis, tapi ini baru pertama kalinya aku benar-benar akan ada di karakter yang full marah," katanya.

Tiara bersyukur karakter Nurani yang ia mainkan sebagai wanita jahat ke orang tuanya tidak terbawa hingga selesai syuting.

Meski harus meluapkan emosi meledak-ledak dan berperilaku buruk pada orang tua di depan kamera, Tiara memastikan emosi negatif tersebut hanya profesional kerja.

Peran sebagai anak durhaka ini menjadi sarana refleksi bagi Tiara hingga semakin merindukan mendiang ayah dan ibunya.

Lewat karakter Nurani, Tiara Permata ingin menyampaikan pesan tersirat mengenai pentingnya bakti ke orang tua.

"Satu nafas tarikan kita sebagai anak itu adalah nafas dan doa restu orang tua," ucapnya.

(*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.