TRIBUNSUMSEL.COM - Seekor paus raksasa yang sempat terdampar di perbatasan Kecamatan Cengal dan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Minggu (15/2/2026) pagi kini dikabarkan mati.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Sumsel dari Instagram @ogankomeringilirupdate, Rabu (18/2/2026), paus tersebut sempat dievakuasi warga menggunakan speedboat agar kembali ke perairan lebih dalam.

Namun setelah tidak lagi terlihat di permukaan, paus tersebut diduga tenggelam.

Saat ini, bangkai paus dilaporkan masih berada di perairan Somor.

"Seekor paus yang sebelumnya terdampar di Perairan Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten OKI, pada Minggu
(16/2) sekitar pukul 16.00 WIB, dilaporkan mati," tulisnya.

 

PAUS TERDAMPAR -- Paus yang terdampar di Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dilaporkan, paus tersebut sudah kembali ke lautan, Senin (16/2/2026) pagi.
PAUS TERDAMPAR -- Paus yang terdampar di Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dilaporkan, paus tersebut sudah kembali ke lautan, Senin (16/2/2026) pagi. (Dokumentasi/Warga)

 

Sebelumnya, paus raksasa ini sempat mengegerkan warga di perbatasan Kecamatan Cengal dan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), setelah ditemukan terdampar di pinggiran aliran sungai pada Minggu (15/2/2026) pagi.

Tubuh besar mamalia laut itupun tampak terjebak di perairan dangkal, membuatnya tak mampu bergerak kembali ke habitat asalnya.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh nelayan setempat yang tengah mencari ikan.

Baca juga: Digiring Warga dan Air Pasang, Paus Terdampar di Sungai Somor OKI Berhasil Kembali ke Laut

Salah seorang warga, Sopyan menceritakan nelayan sempat terkejut melihat sosok besar mengapung di tengah sungai.

"Saat didekati, ternyata itu ikan paus. Kondisinya sudah terdampar dan tubuhnya tidak bisa bergerak karena air sungai yang rendah (dangkal). Ikan sebesar itu tidak mungkin bisa berenang di sana," ujar Sopyan saat dikonfirmasi.

Menurutnya, ukuran paus sangatlah fantastis untuk ukuran hewan yang masuk ke wilayah perairan sungai. 

"Ukurannya yang sangat besar, panjangnya kami perkirakan lebih dari 10 meter," imbuhnya.

Dengan kabar penemuan raksasa laut ini menyebar cepat dari mulut ke mulut dan media sosial. Tak pelak lokasi penemuan yang berada di perairan perbatasan dua kecamatan itupun langsung diserbu masyarakat dan nelayan penasaran.

Warga berbondong-bondong datang menggunakan perahu ketek hanya untuk mengabadikan momen langka berswafoto, hingga sekadar menyentuh kulit hewan besar.

"Baru pertama kali ini kami melihat ikan raksasa secara langsung di sungai kami. Maka jadi tontonan gratis warga hari ini," kata Sopyan.

Terpisah, Camat Sungai Menang, Eka Mardia, membenarkan adanya laporan mengenai penemuan paus.

Meskipun masuk dalam wilayah perairan yang bersinggungan, ia terus berkoordinasi untuk mencari detail kejadian.

"Berdasarkan informasi masyarakat, memang benar adanya penemuan paus besar tersebut. Informasi sementara yang saya terima, lokasi tepatnya berada di Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal," ungkap Eka Mardia.

 

Paus Terdampar Sempat Dievakuasi Warga Kembali ke Laut

Ikan paus sepanjang 10 meter yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel sebelumnya dilaporkan sudah kembali ke habitat aslinya di laut lepas. 

"Alhamdulillah tubuh ikan paus pagi ini sudah tidak adalagi di tempat dan telah kembali ke lautan," ujar Camat Cengal, Gotot Holden SIP saat dihubungi pada Senin (16/2/2026) pagi.

Diterangkan Camat, berdasarkan informasi dari perangkat Desa Sungai Somor dan beberapa masyarakat telah mengevakuasi paus tersebut untuk dikembalikan ke laut lepas. 

"Dengan adanya upaya kemarin,  mungkin ikan paus sudah digiring masyarakat ke tengah sungai dan sore kemarin bagian kepalanya ikan sengaja sudah diarahkan ke laut," ungkapnya.

Menurutnya, air pasang yang terjadi saat malam hari yang membawa tubuh ikan dapat kembali kelautan.

"Ternyata saat dicek ke lokasi pagi ini, ikan sudah tidak ada di tempat. Kemungkinan dikarenakan adanya pasang air yang membuat ikan bisa kembali berenang dan masuk laut," ungkapnya.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.