TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti aksi selebgram Ruce Neunda yang tetap beraktivitas di luar rumah meski positif campak.
Mantan dirut Bank Mandiri ini menegaskan, tindakan tersebut berisiko menularkan penyakit kepada masyarakat luas.
Baca juga: Sempat Dihujat Imbas Keluyuran saat Diduga Sakit Campak, Ruce Nuenda: Ternyata Hanya Alergi
Campak, atau sering disebut dengan "rubeola", adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini sangat menular dan ditandai dengan gejala-gejala seperti demam, batuk, pilek, mata merah, serta ruam khas yang muncul di seluruh tubuh.
“Jangan jalan-jalan keluar lagi saat campak, karena itu kan nularin ke orang-orang lain,” ujar Menkes dalam wawancara di kantor Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026).
Budi memberikan pesan seharusnya sebagai selebgram atau influencer seharusnya bisa lebih bijak saat menyebarkan informasi dan edukasi kepada publik.
Baca juga: Influencer Ruce Nuenda Dikritik usai Keluyuran saat Sakit Campak, Kini Berujung Minta Maaf
Ia menekankan, penanganan campak memerlukan kepatuhan terhadap isolasi agar tidak menulari orang sekitra.
"Kasihan yang lainnya kalau tertular. Kan campak itu penularannya paling tinggi," ungkap dia.
Dikutip dari Serambi News, selebgram Ruce Nuenda menjadi sorotan warganet setelah mengaku terkena campak namun tetap keluyuran di fasilitas umum. Kritik muncul setelah unggahannya di media sosial tersebar.
Seorang warganet melalui akun X @Maeliani07 mengecam tindakan tersebut karena dinilai merugikan orang lain.
Menanggapi kritik itu, Ruce akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram Story pada Rabu (4/3/2026).
Ia mengaku telah memeriksakan diri ke UGD dan meminta untuk dirawat inap, namun dokter menyatakan kondisinya tidak perlu opname dan cukup istirahat serta minum obat.
Ruce juga mengakui seharusnya tidak keluar rumah meski hanya untuk berolahraga. Ia mengatakan kejadian ini menjadi pelajaran agar lebih bijak dan bertanggung jawab ke depannya.
Dikutip dari Kemenkes, gejala campak biasanya muncul sekitar 10-14 hari setelah terinfeksi. Beberapa gejala yang umumnya muncul antara lain:
• Demam: Suhu tubuh bisa mencapai 40°C.
• Batuk Kering.
• Konjungtivitis (Mata Merah): Mata bisa menjadi sensitif terhadap cahaya.
• Pilek.
• Ruam: Mulai dari wajah dan telinga, kemudian menyebar ke seluruh tubuh.
• Bintik Koplik: Bintik-bintik putih kecil di dalam mulut, khususnya di bagian dalam pipi.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.