TRIBUNNEWS.COM - Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, dalam waktu dekat akan tampil di turnamen WTA 1000 Miami Open 2026 yang bakal berlangsung di Hard Rock Stadium, Florida, Amerika Serikat, pada 15-29 Maret.
Janice masuk dalam daftar peserta tunggal putri dan ganda putri.
Di ganda putri, Janice akan berpasangan dengan petenis Taiwan, Chan Hao-ching.
Adapun untuk hasil drawingnya, baru akan keluar h-3 sebelum pelaksanaan Miami Open 2026.
Berbicara soal Janice, sebelumnya ia turun di WTA 1000 Indian Wells 2026 yang diselenggarakan di Indian Wells Tennis Garden, California, Amerika Serikat.
Janice turun di dua kategori, yakni tunggal putri dan ganda putri.
Baca juga: Grafik Meningkat Janice Tjen di Awal 2026, Petenis Indonesia ke-2 dalam Sejarah yang Masuk Top 50
Langkah Janice saat bermain tunggal putri berakhir lebih cepat.
Atlet kelahiran 6 Mei 2002 itu terhenti di babak 128 besar usai kalah dari petenis Romania, Jaqueline Cristian, dengan skor 4-6, 6-4, 7(8)-6.
Sedangkan saat bermain ganda putri, Janice yang berpasangan dengan Chan Hao-ching terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari unggulan tujuh, Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat)/Cristina Bucsa (Spanyol).
Pertandingan berlangsung selama tiga gim. Janice/Chan kalah dengan skor 7(12)-6(10), 4-6, dan 5-10.
Baca juga: Hasil Tenis Indian Wells 2026: Duet dengan Petenis Taiwan, Janice Tjen Terhenti di 16 Besar
Kemudian jika berbicara soal ranking, Janice menduduki ranking 39 tunggal putri dengan 1.341 poin dalam update paling baru Senin (2/3/2026).
Ranking Janice mengalami penurunan.
Karena sebelumnya, petenis berusia 23 tahun itu sempat menempati ranking 36.
Penurunan ranking Janice tidak lepas dari hasil kurang maksimal yang ia raih di Merida Open 2026 lalu.
Kala itu Janice yang berstatus unggulan kedua justru tersingkir lebih awal. Ia terhenti di babak 32 besar setelah kalah dari petenis Kolombia, Camila Osorio, dengan skor 4-6 dan 3-6.
Padahal dari segi ranking, Camila Osorio menempati peringkat di bawah Janice.
Namun terlepas dari penurunan ranking Janice, ia masih bisa bertahan di jajaran 40 besar dunia.
Hal itu tentu menjadi sebuah capaian penting dalam karier Janice yang saat ini mulai perlahan menanjak.
Janice menjadi petenis putri Indonesia kedua yang bisa masuk top 50 ranking dunia setelah Yayuk Basuki.
Sebelumnya, Yayuk Basuki pernah menempati ranking 19 pada 6 Oktober 1997 silam.
(Tribunnews.com/Isnaini)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.