TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di jalur utama Bondowoso–Besuki, tepatnya di Desa Jambewungu, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (14/3/2026). Akibat Tabrakan frontal atau adu banteng tersebut ini dua orang yang merupakan pasangan suami istri meninggal dunia.
Kedua korban berada di dalam salah satu truk dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anak korban yang masih berusia lima tahun mengalami luka dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca juga: Polres Bondowoso dan Bulog Gelar Pangan Murah Jelang Lebaran, Sediakan 8 Ton Beras
Kasat Lantas Polres Bondowoso, Irwan Rizki Prakoso, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk berwarna biru dengan nomor polisi N 8851 NK yang mengangkut beras melaju dari arah Situbondo menuju Bondowoso.
Menurut keterangan saksi, truk tersebut awalnya melaju normal. Namun ketika melewati tikungan ke kiri, kendaraan tiba-tiba tidak terkendali dan masuk ke jalur berlawanan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk kuning bernopol L 8327 BX yang mengangkut air mineral. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.
“Setelah kami cek, memang di lokasi tidak ada bekas pengereman. Saat kendaraan dievakuasi, posisi juga masih masuk gigi. Dugaan kami kendaraan mengalami rem blong,” ujar Irwan.
Baca juga: Polres Bondowoso Siagakan Ratusan Personel dan 3 Posko Selama Arus Mudik Lebaran
Polisi mengungkapkan dua korban meninggal dunia merupakan pasangan suami istri, yaitu Robu Firmansyah (27) dan Rita (27). Keduanya merupakan warga Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember.
Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Anak korban yang berusia lima tahun masih dirawat di rumah sakit akibat luka yang dialami dalam kecelakaan tersebut.
“Pengemudi truk lawan juga masih dalam penanganan medis di rumah sakit,” ungkap Irwan.
Baca juga: BGN Suspend Puluhan Dapur MBG di Bondowoso karena Tak Penuhi Standar
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur Bondowoso–Besuki lumpuh total. Hal ini karena proses evakuasi kendaraan serta muatan yang tumpah ke badan jalan.
Padahal ruas jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan wilayah Bondowoso dengan Situbondo dan kawasan Besuki.
“Jalur ini adalah akses utama menuju Situbondo maupun arah sebaliknya,” jelas Irwan.
Irwan mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang biasanya meningkatkan volume lalu lintas.
Ia mengingatkan pengemudi agar memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama pada bagian penting seperti ban dan sistem pengereman.
“Sebelum berangkat silakan berdoa dan cek kembali kondisi kendaraan, mulai dari tekanan ban hingga fungsi rem. Hal-hal kecil seperti itu terkadang terlupakan saat kita terburu-buru,” pungkasnya.
Saat ini tim Satlantas Polres Bondowoso juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban di rumah duka di Kabupaten Jember.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.