Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Rio Dewanto turut ambil bagian dalam film fiksi ilmiah Indonesia berjudul Pelangi di Mars yang akan tayang 18 Maret 2026 di bioskop.

Dalam momen penayangan perdana film tersebut, Rio mengaku merasakan pengalaman berbeda karena dapat menikmati film bersama keluarganya.

Baca juga: Sinopsis Film Pelangi di Mars, Dibintangi Rio Dewanto hingga Livy Renata, Tayang 18 Maret 2026

Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena kali ini sang anak bisa hadir menyaksikan langsung pemutaran film yang ia bintangi.

"Ketika premier ini saya jarang banget anak saya bisa dateng gitu... Seneng banget rasanya ya maksudnya bisa dinikmatin satu keluarga, semuanya full," kata Rio Dewanto saat Gala Premiere, di Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Rio menjelaskan, biasanya keluarganya jarang datang ke acara premiere film yang ia bintangi, terutama jika film tersebut bergenre horor.

"Kalau misalkan kayak film horor, keluarga saya, ibu saya aja nggak mau dateng gitu, dia takut soalnya. Jadi sekarang bener-bener satu keluarga bisa nikmatin semuanya," ungkapnya.

Rasa Penasaran sang Anak

Tak hanya menonton, anak Rio dan Atiqah Hasiholan ini juga menunjukkan rasa penasaran setelah menyaksikan film tersebut. 

Ia mengaku mendapat banyak pertanyaan dari sang anak tentang konsep cerita yang ada di film.

"Iya, dan dia banyak banget nanya gitu. Bapak emang di Mars itu ada pelangi ya. Kan nggak mungkin di sana ada pelangi karena nggak mungkin ada hujan, apalagi kayak gitu ya Nak ya. Bapak aja lagi belajar ya," cerita Rio Dewanto.

Baca juga: Sinopsis Film Alas Roban, Dibintangi Michelle Ziudith hingga Rio Dewanto, Tayang 15 Januari 2025

Ketika ditanya bagaimana ia menjawab pertanyaan tersebut, Rio mengaku memberikan jawaban sesuai pengetahuannya, sambil mengajak anaknya untuk terus belajar bersama.

Di sisi lain, Rio berharap film Pelangi di Mars tidak hanya menjadi tontonan semata, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman berharga bagi anak dan orang tua yang menontonnya bersama.

"Saya berharap 112 menit yang dihabiskan oleh anak dan orang tuanya untuk menonton film Pelangi di Mars lebih dari sekadar menonton film. Tapi menonton Pelangi di Mars adalah upaya untuk menciptakan core memory," ungkap Rio.

Ia juga menilai bioskop dapat menjadi ruang bagi keluarga untuk membangun momen kebersamaan sekaligus memicu diskusi antara orang tua dan anak.

Rio pun berharap film tersebut dapat mendorong anak-anak untuk memiliki imajinasi luas serta berani bermimpi lebih besar.

"Dan semoga anak bisa lebih imajinatif, lebih cerdas, lebih mau untuk bermimpi lebih jauh seperti Pelangi di Mars," pungkasnya.

Film Pelangi di Mars mengambil latar tahun 2100 mengisahkan perjalanan Pelangi (Keinaya Messi Gusti), seorang gadis berusia 12 tahun yang menjadi manusia pertama yang lahir dan besar di Planet Mars.

Setelah ditinggalkan oleh ibunya, Pelangi harus menjalani kehidupan di planet tersebut bersama sejumlah robot tua yang telah lama terbengkalai. 

Bersama mereka, Pelangi memimpin sebuah misi penting untuk menemukan Zeolith Omega, mineral langka yang dipercaya mampu menghasilkan udara dan menjadi harapan terakhir bagi kelangsungan hidup umat manusia.

 

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.