BANJARMASINPOST.CO.ID - Memori masih membekas, Denada kenang detik-detik lahirkan Ressa Rizky Rossano.
Polemik antara penyanyi Denada dan anak sulungnya, Ressa Rizky Rossano sempat jadi perhatian publik.
Keduanya berhadapan di ranah hukum setelah Ressa menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak.
Jadi kontroversi di ranah publik, Denada akhirnya mengakui bahwa Ressa merupakan anak kandungnya.
Walau jati diri Ressa sempat tak diketahui oleh publik, namun Denada rupanya tak pernah kehilangan ingatannya sebagai seorang ibu.
Baru-baru ini, Denada bahkan menceritakan lagi detik-detik yang dilaluinya saat melahirkan Ressa 24 tahun silam.
Sambil berurai air mata, ibu dua anak itu mengaku hamil di luar nikah saat usianya masih 20-an tahun.
Lewat pengakuan di podcast Youtube Feni Rose Official, Denada mengungkap bahwa Ressa lahir secara normal meski lebih cepat daripada hari perkiraan lahir (HPL).
"Pada saat melahirkan normal. Aku melahirkan normal dan sebelum waktunya, tapi Alhamdulillah sehat. Aku enggak tahu termasuk prematur apa enggak ya. Dan tidak begitu ingat seberapa sebelumnya, pokoknya sebelum waktunya," kenang Denada, dikutip dari YouTube Feni Rose Official, Senin (16/3/2026).
Setelah melahirkan, Denada sempat tinggal selama beberapa hari di rumah sakit untuk diobservasi.
Tetapi, momen tersebut dirahasiakan dari publik.
"Aku ingat setelah itu aku masih harus kayak stay beberapa saat untuk diobservasi gitu ya. Dan aku inget banget, karena memang kan hal itu pada saat itu kita rahasiakan sekali ya, aku sama mama," imbuhnya.
Mantan istri Jerry Aurum itu, tak membantah merahasiakan momen dia melahirkan karena alasan karier.
"Pada saat itu juga semua orang sudah tahu siapa aku juga, waktu itu udah berkarier gitu. Jadi nggak bisa mama sering datang lihat aku."
"Jadi banyak momen-momen di mana aku saat itu tuh bener-bener sendirian gitu ya, habis melahirkan aku sendirian," tandas pelantun lagu Pitik Gemoy itu.
Baca juga: Jauh dari Kata Mesra, Nasib Hubungan Inara Rusli dan Insan di Tengah Gugatan Cerai Mawa Terjawab
Di tengah kondisi tersebut, Denada merasa sendirian sehingga emosinya berkecamuk.
"Habis melahirkan itu aku sendirian gitu, perasaanku gitu, Emosiku berkecamuk sekali, perasaanku berkecamuk sekali. Sedih, pada saat itu. Ada sedih, bingung, tapi juga bahagia gitu karena Alhamdulillah selamat, sehat," ungkapnya.
"Aku juga ada sedikit rasa bangga gitu karena aku ternyata bisa melakukan ini gitu loh," sambung Denada lagi.
Air mata Denada kembali mengalir menguraikan penyesalannya. Ia merasa gagal memberikan kondisi ideal pada sang putra.
"Aku sedih, karena mungkin enggak semestinya situasi itu yang aku berikan kepada anak aku. Gitu. Mestinya kan situasi yang aku berikan itu seharusnya ideal, ada bapaknya, ada ibunya."
"Dan pada saat itu aku melihat betapa kita harus rahasiakan itu, harus keep gitu. Sehingga itu yang bikin aku sedih," sesalnya.
Denada kembali menyinggung trauma yang kala itu ia rasakan.
"Saat itu mungkin aku enggak bisa terlalu cerita, terlalu jelas atau terlalu lengkap di sini. Tapi pada saat itu ada hal-hal yang terjadi dalam hidup aku itu berat buat aku. Cukup traumatize buat aku, menyisakan trauma buat aku yang cukup berat buat aku secara mental untuk menjalani itu," pungkasnya.
Konflik pengakuan anak yang berujung gugatan Rp 7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, antara Ressa Rizky Rossano dan Denada rupanya belum berakhir.
Setelah kabar terakhir Denada mau mengajak Ressa Rizky Rossano bertemu untuk mengakhiri konflik, rupanya hal itu belum terealisasikan.
Ronald Armada kuasa hukum Ressa Rizky Rossano yang juga paman dari Ressa, mengungkapkan konfliknya dengan Denada belum ada titik terang sampai detik ini.
"Belum ada perkembangan apa-apa," kata Ronald Armada dikutip dari Wartakotalive.com, Selasa (3/3/2026).
Ronald mengakui Denada sempat beberapa kali menghubungi Ressa untuk bertemu, tapi tidak ada wujud nyata pertemuan tersebut.
"Belum ada pertemuan sama sekali. Cuma dijanjikan terus tapi tidak ada realisasinya," ucapnya.
Ronald masih terus menunggu itikad baik dari Denada untuk menempuh jalur damai secara kekeluargaan, agar permasalahan mereka segera berakhir.
Namun, karena belum ada wujud nyata dari janji pertemuan, Ronald memastikan Ressa Rizky Rossano tetap melanjutkan gugatan perdata Rp 7 Miliar ke Denada.
"Ya pasti dilanjutkan ya gugatan, karena belum ada pertemuan sama sekali," ujar Ronald Armada.
Gugatan itu berujung kepada ganti rugi, Ressa meminta Denada membayar biaya hidupnya sebesar Rp 7 miliar, karena tidak diakui sebagai anak selama 24 tahun.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.