TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Beragam alasan melatarbelakangi para pemudik pulang ke kampung halaman di momen Lebaran.

Seperti yang dirasakan oleh Revita (28), pemudik yang pulang ke kampung halamannya di Palembang, Sumatera Selatan menggunakan bus dari Terminal Kalideres.

Tahun ini menjadi momen yang sangat spesial bagi Revita. 

Ibu muda ini untuk pertama kalinya melakukan perjalanan mudik sambil membawa buah hati yang baru berusia delapan bulan.

Revita mengaku baru membeli tiket beberapa hari lalu dan langsung merasakan lonjakan harga yang signifikan.

"Tiketnya naik sih, dua kali lipat. Biasanya sekitar Rp 250.000, sekarang beli tiketnya sudah Rp 510.000, itu untuk satu orang," kata Revita saat ditemui di Terminal Kalideres, Selasa (17/3/2026).

Meski demikian, ia tidak terkejut dengan kenaikan harga tersebut karena kondisi serupa hampir selalu terjadi setiap momen Lebaran.

MUDIK KE PALEMBANG. Revita (28) pemudik yang memutuskan pulang ke Palembang, Sumatera Selatan karena ingin memperkenalkan buah hati ke keluarga besarnya. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)

Tantangan Membawa Buah Hati

Beruntung, bayinya yang masih berusia delapan bulan belum diwajibkan membeli tiket kursi sendiri. 

Namun, perjalanan jauh ratusan kilometer dan

lintas pulau tetap menjadi tantangan tersendiri.

Revita dan suaminya harus mempersiapkan perjalanan dengan matang, mengingat waktu tempuh ke Palembang melalui jalur darat bisa mencapai 16 jam.

Berbagai perlengkapan bayi pun disiapkan, mulai dari popok, susu, hingga pakaian ganti demi menjaga kenyamanan selama perjalanan.

"Pastinya banyak banget persiapannya. Jadi bawa peralatan lebih banyak, lebih repot, dan di jalan juga harus siap biar dia enggak rewel. Ekstra sih persiapannya," ujarnya.

Kenalkan Anak ke Keluarga

Meski harus mengeluarkan biaya lebih besar dan menghadapi perjalanan panjang, Revita merasa semua itu terbayar dengan tujuan utama mudiknya tahun ini.

Ia mengaku sangat antusias karena ingin memperkenalkan anak pertamanya kepada keluarga besar.

"Iya senang lah, kan memang pengin ketemu orang tua. Tapi lebih spesial saja karena bawa anak pertama kali," katanya.

Momen Lebaran ini pun menjadi kesempatan penting untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan cucu pertama kepada orang tuanya.

"Jadi mau ngenalin anak ke keluarga semuanya. Bawa cucu pertama juga dari orang tua, senangnya di situ sih," tambahnya.

Revita berharap perjalanan mudiknya kali ini berjalan lancar tanpa hambatan, terutama kemacetan yang kerap terjadi di pelabuhan saat penyeberangan.

"Biasanya paling parah macet di pelabuhan. Tapi semoga hari ini lancar semuanya, supaya anak juga enggak rewel," tuturnya.

Arus Mudik Memuncak

Memasuki H-4 Hari Raya Idul Fitri 2026, jumlah penumpang yang mudik dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat, terus meningkat signifikan.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo mengatakan, total pemudik yang telah diberangkatkan sejak H-8 hingga H-4 mencapai 7.741 orang dengan 558 armada bus.

"Pergerakan penumpang memang sudah sangat masif sejak beberapa hari lalu, terutama Sabtu dan Minggu yang merupakan puncak arus mudik. Totalnya mencapai 7.741 orang," kata Tyo.

BERITA TERBAIK

  • Baca juga: Mudik 2026, Warga Non KTP Jakarta Bisa Titip Kendaraan di Kantor Kelurahan Pekayon, Cek Syaratnya
  • Baca juga: FOTO Mudik Gratis Pemprov DKI: Diikuti Lebih dari 30 Ribu Pemudik Menuju 20 Kota/Kabupaten
  • Baca juga: Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 Lewat Moda Transportasi Laut

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.