TRIBUNNEWS.COM - Ibunda Aldi Satya Mahendra, Desy Prasanti mengungkapkan seberapa berat luka yang dialami putranya akibat jadi korban kecelakaan tabrak lari di Jogja.
Pembalap asal Bantul yang tengah mentas di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra dikabarkan menjadi korban tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil di Perempatan Pingit, Bumijo, Jetis, Jogja, Rabu (18/3/2026).
Kabar ini mencuat usai diunggah akun Instagram @merapi_uncover.
Aldi juga disebut mengalami sejumlah luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Dalam kolom komentar postingan itu, kakak Aldi, Galang Hendra Pratama melalui akun Instagramnya @galanghendra55real membeberkan kondisi sang adik usai kecelakaan. Aldi Satya mengalami retak tulang.
Sementara sang ibunda, Desy Prasanti menceritakan kronologi insiden bagaimana Aldi Satya Mahendra sampai mengalami kecelakaan tersebut.
Dalam penuturan Desy, kejadian bermula kala putranya tengah bersepeda dari arah Pingit dan hendak berbelok ke utara Jalan Magelang.
Aldi disebut sudah berada di jalur sepeda. Dia meng-gowes sepedanya sesuai dengan aturan.
Namun tiba-tiba ada mobil yang tiba-tiba menyelonong dari belakang.
"Mobil itu nyelonong dari belakang, nyalip begitu saja. Aldi kaget dan sempat teriak,” ujar Desy, dikutip dari TribunJogja.
Mobil yang berhenti tepat di depan Aldi, membuat sang pembalap tidak sempat melakukan pengereman mendadak.
Baca juga: Aldi Satya Mahendra Juara Dunia WorldSSP300 2024, Eneos: Prestasi Pertama Pebalap Indonesia
Imbasnya, Aldi Satya Mahendra menabrak bagian belakang mobil.
Akibat benturan itu, sepeda Aldi mengalami kerusakan parah pada bagian stang. Sementara dirinya, menderita luka cukup serius di bagian tangan kiri.
“Tangannya retak, dan ada luka menganga sampai terlihat tulangnya. Itu yang harus dijahit,” jelas Desy.
Peristiwanya tidak berhenti sampai di situ. Pengemudi mobil turun dari kendaraannya, yang kemudian melontarkan kata-kata berbau arogansi.
“Dia bilang, mobil itu bayar pajak, kalau sepeda nggak bayar pajak. Kami juga tidak paham maksudnya apa,” ungkap Desy.
Sesaat setelah Aldi menghubungi sang ibu, Desy segera menuju ke tempat kejadiran. Namun sebelum Desy Prasanti tiba di lokasi, pengemudi mobil sudah melarikan diri.
Pihak keluarga berencana melaporkan kejadian ini ke kepolisian. Laporan akan diajukan ke wilayah hukum Polresta Yogyakarta, sesuai dengan lokasi kejadian.
”Ya jalan keluarnya ya nggak tahu, ini saya mau laporan nih. Iya, Ini dari kepolisian juga udah di RS Panti Rapih sih,” terangya.
Terdekat, Aldi Satya Mahendra dijadwalkan bakal berlomba di WorldSPP Portugal di Sirkuit Portimao, Algarve, pada 28-29 Maret 2026.
Ini menjadi pertanyaan, apakah pembalap berusia 19 tahun ini akan ikut balapan di Portugal atau sebaliknya.
Aldi Satya Mahendra menjadi pembalap motor Indonesia paling sensasional pada saat ini setelah memulai WorldSPP 2026 dengan menjanjikan.
Untuk sementara, Aldi Satya Mahendra menduduki posisi kelima klasemen sementara WorldSPP dengan 25 poin dari satu balapan.
Aldi Satya Mahendra hanya bisa finis di posisi ke-13 dalam race pertama WorldSPP Australia di Sirkuit Phllip Island pada 21-22 Februari 2026, namun berhasil mengakhiri race kedua di posisi kedua.
(Tribunnews.com/Giri)(TribunJogja/Almurfi Syofyan)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.