TRIBUNJATIM,COM - Tengah viral di media sosial video suasana haru di tengah arus mudik Lebaran di ruas Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) , Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Di mana seorang ibu yang merupakan pemudik terlantar di tol akibat mobil travel yang ditumpanginya mogok.
Ibu itu menangis karena akhirnya bisa bertemu kembali dengan sang suami berkat bantuan sigap petugas kepolisian.
Video saat kejadian pun dibagikan polisi.
Baca juga: Telanjur Bayar Rp 80 Ribu untuk Mudik Naik Kapal, Asrul Syok Lihat Harga di Tiket Rp 45 Ribu
Tampak awalnya petugas kepolisian tengah melakukan patroli malam di ruas tol.
Lalu terlihat sebuah mobil travel berwarna putih berhenti di bahu jalan dengan kap mesin terbuka.
Overlay video menuliskan, 'momen ketika patroli,' disusul keterangan bahwa ada pemudik yang mengalami kendala di perjalanan akibat kendaraan yang mogok.
Petugas kemudian menghampiri seorang ibu yang terlihat berada di pinggir jalan tol.
Dengan lampu rotator biru menyala, polisi memastikan kondisi penumpang sekaligus mengecek kendaraan yang mengalami kerusakan.
Tak lama, petugas terlihat membuka kap mesin mobil dan melakukan pemeriksaan.
Sementara itu, beberapa pemudik lainnya tampak duduk menunggu di depan kendaraan.
Situasi tersebut mendorong petugas untuk segera mengambil langkah cepat.
Para penumpang kemudian diarahkan untuk memindahkan barang bawaan mereka, termasuk koper dan tas, ke kendaraan lain agar perjalanan tetap bisa dilanjutkan.
Dalam narasi video disebutkan, “kami membantu mengantarkan pemudik agar tetap bisa berkumpul dengan keluarga tercinta.” dilansir dari TribunJabar.
Momen selanjutnya memperlihatkan suasana di dalam mobil patroli yang melaju di jalan tol pada malam hari.
Kamera menyorot jalanan yang diterangi lampu serta papan petunjuk arah menuju Plumbon, Indramayu, hingga Jakarta.
Dalam kutipan video juga disampaikan, “Dengan cepat, kami mengantarkan ibu tersebut agar dapat segera bertemu dengan suaminya.”
Perjalanan itu berakhir bahagia.
Mobil patroli akhirnya tiba di lokasi tujuan, diduga di sekitar Gerbang Tol Plumbon.
Seorang pria yang merupakan suami dari ibu tersebut tampak sudah menunggu.
“Alhamdulillah, perjalanan yang sempat terhambat berakhir bahagia. Ibu tersebut akhirnya dipertemukan kembali dengan suaminya,” demikian narasi lanjutan dalam video.
Suasana haru pun tak terbendung saat keduanya akhirnya bertemu.
Petugas memastikan identitas mereka sebelum mempersilakan untuk berkumpul kembali.
“Udah ketemu ya Pak, bener ya Pak? Suaminya ya? Ibunya ya?” tanya petugas dalam video.
“Iya Pak, makasih Pak,” jawab sang suami.
Baca juga: 3 Tahun Gagal Ikut Mudik, Samuji Lega Kini Bisa Pulang Lampung Tanpa Keluar Uang
Sementara itu, ibu pemudik tersebut berulang kali menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Pak, terima kasih… Pak, makasih ya Pak,” ucapnya haru.
Petugas pun membalas dengan sederhana, “Iya sama-sama, hati-hati pulangnya.”
Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo Rahardjo, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Rabu (18/3/2026) dini hari sekitar pukul 00.40 WIB di ruas Tol Palimanan-Kanci.
“Benar, itu anggota kami saat patroli menemukan kendaraan pemudik yang mengalami mogok di jalan tol,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, petugas langsung memberikan bantuan agar para pemudik tidak terlalu lama berada di bahu jalan yang berisiko.
“Anggota kemudian membantu mengevakuasi dan mengantarkan pemudik, khususnya seorang ibu, agar bisa melanjutkan perjalanan dan bertemu dengan keluarganya,” ucapnya.
Baca juga: Bawa Uang Saku Rp 40 Ribu, Edi Pedagang Siomay Mudik Jalan Kaki 130 Km Sambil Dorong Gerobak
Yudha menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama selama arus mudik berlangsung.
“Ini bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat. Kami berupaya hadir untuk membantu pemudik agar perjalanan mereka tetap aman dan lancar,” jelas dia.
Peristiwa yang terjadi hanya dalam hitungan menit itu menjadi bukti bahwa di tengah padatnya arus mudik, masih ada kepedulian yang hadir di jalanan.
Sebuah perjalanan yang sempat terhenti, berakhir dengan pertemuan penuh haru.
Viral peristiwa satu keluarga pemudik telantar di Jalan Tol Semarang-Solo.
Satu keluarga itu rupanya baru mudik setelah 13 tahun.
Mereka pun akhirnya dievakuasi anggota Polres Semarang ke tempat yang aman untuk selanjutnya dijemput keluarganya.
Saat melintas di Jalan Tol Semarang-Solo KM457 pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Kasat Samapta Polres Semarang AKP Ari Parwanto mengaku melihat seorang ibu dan dua anak dengan membawa beberapa tas berukuran besar.
"Keluarga tersebut berada di pinggir jalan tol sisi dalam. Tentu itu berbahaya untuk keselamatan," ujarnya.
"Mereka tampak kebingungan dan kecapekan. Lalu kami hampiri, ternyata mereka satu keluarga dari Bekasi," kata Ari, melansir dari Kompas.com.
Saat itu, kepala keluarga tersebut sedang mencari 'jalan keluar' dari tol tersebut dengan jalan kaki.
"Jadi ibu dan dua anaknya menunggu, bapaknya mencari jalan. Lalu saat kami hampiri, bapaknya datang dan menceritakan mereka telantar," ungkapnya.
Berdasar cerita Sulaiman, kepala keluarga yang telantar tersebut, mereka menggunakan bus dari Bekasi dengan tujuan Ampel.
"Sulaiman ini orang Jakarta dan istrinya memiliki keluarga di Ampel. Mereka sudah 13 tahun tidak berkunjung jadi kebingungan dan tidak tahu alamat pasti," kata Ari.
"Di kebingungan tersebut, mereka telepon ke keluarga dan dikatakan, jika bingung turun saja di tol, nanti dijemput. Ternyata turunnya dari bus itu di tengah tol," ujarnya.
Kondisi tersebut menjadikan keluarga Sulaiman semakin kebingungan hingga kemudian ketemu patroli Samapta Polres Semarang.
"Keluarga tersebut lalu dinaikkan mobil patroli dan dibawa keluar tol, rencananya mau diantar ke tujuan," ungkap Ari.
Namun setelah melakukan koordinasi, disepakati keluarga Sulaiman dijemput di kantor Polsek Tengaran.
"Ternyata rumahnya di Sruwen, bukan di Ampel. Jadi memang ada miskomunikasi, tapi akhirnya semua bisa bertemu dalam keadaan sehat dan baik untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besar," kata Ari.
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.