TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - SMAN 99 Jakarta di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur mengalami kerusakan usai terdampak banjir Kali Cipinang dengan ketinggian 1,5 meter, Sabtu (21/3/2026).

Kasubag Tata Usaha (TU) SMAN 99 Jakarta, Siti Dhirifngah mengatakan akibat banjir tersebut sejumlah perangkat elektronik penunjang operasional, buku, hingga dokumen penting rusak.

Total terdapat enam ruang kelas, satu ruang guru, dua ruang laboratorium, satu ruang UKS, ruang Osis, masjid, ruang wakil dan kepala sekolah, ruang tamu, dan ruang BK terdampak banjir.

DITERJANG BANJIR - Kondisi SMAN 99 Jakarta usai diterjang banjir dengan ketinggian sekitar 1,5 meter, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA (TribunJakarta/Bima Putra)

"Kerusakannya banyak. Semua fasilitas yang ada di lantai bawah itu, terutama PC sudah enggak bisa selamat. Dokumen-dokumen penting sejauh ini basah," kata Siti, Senin (23/3/2026).

Berdasarkan data sementara tercatat setidaknya 40 unit komputer operasional yang tersebar pada ruang TU, ruang guru, ruang wakil kepala sekolah dan kepala sekolah rusak terdampak.

Banyaknya kerusakan karena saat kejadian petugas jaga SMAN 99 Jakarta yang bertugas saat banjir hanya dua orang, sehingga tidak dapat menyelamatkan seluruh barang berharga.

DITERJANG BANJIR - Kondisi SMAN 99 Jakarta usai diterjang banjir dengan ketinggian sekitar 1,5 meter, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
DITERJANG BANJIR - Kondisi SMAN 99 Jakarta usai diterjang banjir dengan ketinggian sekitar 1,5 meter, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA (TribunJakarta/Bima Putra)

Terlebih jarak antara Kali Cipinang dengan SMAN 99 Jakarta hanya berkisar 10 meter, sehingga air dalam waktu singkat meluap dan membuat petugas tidak sempat menyelamatkan barang-barang.

"Jumlah komputer (yang rusak) belum bisa dihitung, (komputer) di ruang TU semua terbalik. Di ruang kepala sekolah, ruang manajemen, ruang wakil kepala sekolah dan staf. Itu enggak bisa dipakai," ujarnya.

Siti menuturkan pihaknya juga belum dapat memastikan jumlah kerugian materi akibat banjir luapan Kali Cipinang, karena hingga kini masih melakukan penanganan pasca kejadian.

Sejak Sabtu (21/3) hingga kini pihak SMAN 99 Jakarta dibantu sedikitnya 31 petugas gabungan dari PPSU, Damkar, Satpel Lingkungan Hidup masih membersihkan area sekolah.

DITERJANG BANJIR - Kondisi SMAN 99 Jakarta usai diterjang banjir dengan ketinggian sekitar 1,5 meter, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
DITERJANG BANJIR - Kondisi SMAN 99 Jakarta usai diterjang banjir dengan ketinggian sekitar 1,5 meter, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA (TribunJakarta/Bima Putra)

Meja, kursi, dan lemari pada ruang kelas SMAN 99 Jakarta yang kondisinya terbalik akibat diterjang banjir kini mulai ditata lalu dibersihkan kembali petugas gabungan dan pihak sekolah.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang sudah membantu penanganan. Kalau KBM (kegiatan belajar mengajar) itu anak-anak masuk tanggal 30 Maret 2026," tuturnya.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Jakarta Kembali Normal Usai Banjir Saat Lebaran, 696 Jiwa Sempat Mengungsi
  • Baca juga: Banjir Jakarta Tuntas, Seluruh Genangan Dipastikan Surut Sejak Minggu Siang
  • Baca juga: Terkuak Penyebab Ruas Tol Jagorawi Banjir, Jasa Marga Beri Penjelasan

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.