TRIBUNMADURA.COM – Nama artis Reza Arap kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, ia ramai dijodoh-jodohkan dengan Fuji oleh warganet.

Fenomena perjodohan tersebut bahkan melahirkan julukan pasangan “Furab,” singkatan dari Fuji dan Arap, yang kini viral di berbagai platform media sosial.

Dilansir dari tribunvideo.com perjodohan antara Fuji dan Arap bermula saat keduanya tampil bersama dalam sebuah acara live streaming Marapthon season tiga yang digagas oleh Reza Arap.

Dalam momen tersebut, interaksi keduanya yang terlihat canggung justru menarik perhatian publik.

Alih-alih biasa saja, warganet hingga rekan-rekan terdekat mereka ikut menjodoh-jodohkan keduanya.

Sejak saat itu, konten bertema “Furab” pun bermunculan di media sosial.

Banyak warganet yang mengaitkan momen kebersamaan Fuji dan Arap dengan narasi pasangan, hingga membuat tren tersendiri.

Baca juga: Perjalanan Panjang Reza Arap, Sosok di Balik Proyek Streaming Marapthon

Curhatan Haru untuk Mendiang Lula Lahfah

Di tengah ramainya isu tersebut, Reza Arap justru membagikan unggahan berbeda.

Tulisan tersebut merupakan caption dalam unggahan Instagram Reza Arap melalui akun @ybrap, yang diposting pada 29 Maret 2026, berisi pesan haru untuk mendiang Lula Lahfah.

Melansir dari laman grid.id dalam tulisannya, Arap mengungkapkan perasaan kehilangan sekaligus rasa terima kasih yang mendalam.

"Hai… sudah lama ya. Maaf aku belum pernah menuliskan apapun tentang kamu, yang sebenarnya mungkin juga tidak pernah kamu butuhkan atau minta," tulisnya.

"Tapi sekarang aku ingin melakukannya, karena aku ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kamu adalah salah satu jiwa paling tulus yang pernah aku temui dalam hidupku," lanjutnya.

Ia juga menggambarkan kesepian yang dirasakan sejak kepergian Lula.

"Apa kabar kamu di sana? Di sini rasanya sangat ramai, tapi juga terasa sangat sepi. Aku menghabiskan hari-hari dengan berbicara sendiri, ke dinding, ke kelelawar, semut, burung, awan, bahkan bunga matahari," tambahnya.

Baca juga: Sosok Bayu Skak, Kreator Asal Malang Angkat Budaya Jawa ke Panggung Nasional

Pernah di Titik Terendah

Reza Arap mengaku kehilangan Lula menjadi salah satu titik terberat dalam hidupnya.

Ia bahkan sempat berada di kondisi terendah.

"Aku sampai berlutut, menangis, memohon, menggaruk lantai dengan kuku, dan hal yang paling tidak disangka semua orang adalah, aku berdoa. Egoku hancur," ungkapnya.

Dari pengalaman tersebut, ia mengaku belajar bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan oleh manusia.

Kenangan dan Izin untuk Melanjutkan Hidup

Arap juga mengenang sosok Lula yang disebutnya mampu mengubah hidup dan memperbaiki citranya di mata publik.

"Dengan 'image' aku yang udah hancur bertahun-tahun, tanpa aku minta kamu badanin, kamu tabrak lurus dengan tulus, nunjukin ke semua orang kamu balikin itu semua 180 derajat," tulisnya.

Di akhir tulisannya, ia menyampaikan rasa terima kasih sekaligus izin untuk melanjutkan hidupnya.

"Tugas aku jagain kamu sudah selesai. Sisa 1 lagi. Film kamu. Film kita dan anak-anak. I did and I will do my best for it," tambahnya.

"Aku... izin move on with my life ya, sayang," lanjutnya.
 
Di tengah ramainya tren “Furab” yang dibuat warganet, unggahan Reza Arap ini justru menyita perhatian karena sarat emosi dan memperlihatkan sisi personal yang jarang tersorot.

Baca juga: Kekhawatiran Haji Faisal Soal Fuji Dijodoh-jodohkan dan Aisar Khaled: Jangan sampai Ada Bully

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.