TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan halal bihalal keluarga besar alumni Netco SMAN 3 Kota Jambi yang digelar di lingkungan sekolah tersebut, bertepatan dengan momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan, sekaligus mempererat hubungan antara alumni, guru, siswa, serta pihak sekolah.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Bupati Batanghari yang juga Ketua Ikatan Alumni Netco, Muhammad Fadhil Arief. Kehadirannya bersama para alumni lain menambah semarak acara.

Dalam kesempatan itu, para alumni berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada siswa-siswi yang masih menempuh pendidikan.

Ajang Silaturahmi dan Inspirasi

Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari penampilan siswa, sesi talkshow inspiratif, hingga diskusi mengenai kunci meraih kesuksesan.

Sejumlah alumni yang telah sukses di berbagai bidang turut berbagi kisah perjalanan hidup, termasuk Mhd Fadhil Arief dan pengusaha muda Nadia Inda Pratiwi.

Momentum ini dimanfaatkan siswa untuk belajar langsung tentang perjuangan, kegigihan, serta strategi mencapai kesuksesan setelah lulus sekolah.

Peran Alumni Jadi Tolak Ukur Sekolah

Kepala SMAN 3 Kota Jambi, Suyadi, dalam sambutannya mengapresiasi kekompakan alumni dan panitia sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Ia menyebutkan, dalam dunia pendidikan terdapat empat komponen penting, yakni siswa, guru, orang tua, dan alumni.

“Keberhasilan alumni menjadi indikator kualitas sebuah lembaga pendidikan. Alumni adalah output nyata dari proses pendidikan di sekolah,” ujarnya.

Suyadi juga mendoakan para alumni yang telah sukses agar senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas, serta terus membawa nama baik sekolah.

Fadhil Arief: Tidak Ada Orang Hebat yang Instan

Sementara itu, Mhd Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru, termasuk yang telah purna bakti, atas jasa dan dedikasi dalam mendidik para alumni.

“Tidak ada orang hebat yang lahir dengan sendirinya. Orang hebat lahir dari kompetisi yang baik dan ekosistem yang mendukung,” ujarnya di hadapan para siswa.

Menurutnya, lingkungan yang sehat akan membentuk pribadi yang suportif, mampu memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri maupun orang lain.

Soroti Penggunaan Gadget di Sekolah

Dalam kesempatan itu, Fadhil juga menyinggung perkembangan pendidikan di sejumlah negara Eropa, di mana penggunaan gadget mulai dibatasi di lingkungan sekolah.

Ia menilai, kebijakan tersebut berdampak positif terhadap konsentrasi belajar serta interaksi sosial siswa.

“Sekolah tanpa gadget membuat anak lebih fokus dan interaksi sosialnya meningkat. Ini penting untuk melatih empati dan simpati,” jelasnya.

Menurutnya, kemampuan empati menjadi kunci agar seseorang yang cerdas dan memiliki kekuasaan tetap mampu memberi manfaat bagi orang lain.

Pesan untuk Generasi Muda

Fadhil berpesan kepada siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia menegaskan, keberhasilan dan kebahagiaan harus diperjuangkan melalui kerja keras dan proses panjang.

Kegiatan halal bihalal ini ditutup dengan suasana penuh kebersamaan, di mana para alumni, guru, dan siswa saling bersalaman serta bermaaf-maafan.

Acara tersebut juga dihadiri para alumni dari berbagai angkatan, tenaga pendidik purna bakti, komite sekolah, serta sejumlah pejabat daerah.

Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan melanjutkan estafet kesuksesan para alumni. (Tribun Jambi/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Lebih 60 Persen dari Sekitar 250 ASN Batang Hari Pensiun pada 2026 adalah Guru

Baca juga: Bripda IQ Viral Diduga Larikan Mobil Kini Disel Propam Polres Tanjab Timur

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.