TRIBUNHEALTH.COM - Dehidrasi pada anak merupakan keadaan yang dapat mengancam nyawa.

Oleh karena itu, orang tua perlu peka terhadap kondisi si kecil dan perlu melakukan tindakan cepat saat dehidrasi.

Lantas kapan anak perlu segera di bawa ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat saat dehidrasi?

Melansir Kids Health, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Tidak mau minum apa pun

Ilustrasi - GTM atau gerakan tutup mulut kerap dilakukan balita
Ilustrasi - GTM atau gerakan tutup mulut kerap dilakukan balita (NET)

Jika anak sama sekali tidak mau minum apa pun selama lebih dari beberapa jam, ini adalah alarm bahaya.

Kondisi ini menjadi lebih kritis bagi bayi di bawah usia 1 tahun.

Jika mereka hanya mengonsumsi larutan rehidrasi oral tanpa asupan ASI atau susu formula selama 24 jam, segera hubungi dokter.

Selain itu, waspadai jika anak sudah tidak mau makan makanan padat selama tiga hingga empat hari berturut-turut.

Baca juga: 4 Pertolongan Pertama pada Anak yang Menunjukkan Gejala Dehidrasi

2. Muntah tidak normal

Muntah adalah salah satu penyebab tercepat hilangnya cairan tubuh.

Jika anak muntah lebih dari beberapa kali dalam kurun waktu 24 jam, risiko dehidrasi akan meningkat drastis.

Perhatikan pula warna muntahannya.

Jika muntahan berwarna hijau terang, merah, atau cokelat, itu adalah tanda adanya masalah serius pada sistem pencernaan yang membutuhkan penanganan medis segera.

3. Gejala fisik dehidrasi makin kentara

Ilustrasi anak mengalami dehidrasi
Ilustrasi anak mengalami dehidrasi (manado.tribunnews.com)

Periksalah kondisi fisik si kecil secara berkala.

Segera cari bantuan jika Anda menemukan:

  • Mulut dan bibir yang sangat kering atau lengket.
  • Jarang buang air kecil (popok tetap kering atau jumlah air kencing sangat sedikit).
  • Menangis namun air mata yang keluar sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.
  • Khusus pada bayi, ubun-ubun di bagian atas kepala tampak cekung.

4. Perubahan Perilaku dan Kondisi Umum

Dehidrasi tidak hanya menyerang fisik, tapi juga fungsi saraf dan energi anak.

Jika si kecil menjadi sangat rewel, mudah marah, atau justru terlihat sangat lemas dan tidak aktif seperti biasanya, itu menandakan volume cairan tubuh sudah sangat rendah.

Jangan menunggu lebih lama jika kondisi anak sepertinya tidak kunjung membaik meski Anda sudah mencoba memberikan minum.

Kesimpulan

Dehidrasi pada anak tidak bisa dipandang sebelah mata.

Memperhatikan gejalanya dan mencari pertolongan segera dapat menyelamatkan nyawa.

(TribunHealth.com)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.