Grid.ID - Musisi ternama Ahmad Dhani kembali dipercaya menjadi juri dalam ajang pencarian bakat setelah vakum selama 10 tahun. Kini, ia hadir sebagai salah satu juri dalam program The Icon Indonesia.

Kembalinya Ahmad Dhani ke kursi juri tentu menjadi sorotan. Ia pun membagikan pandangannya terkait kriteria yang ia cari dalam ajang pencarian bakat ini

Menurutnya, ajang ini memiliki perbedaan mendasar dibandingkan kompetisi lain. Ia menekankan bahwa kualitas suara bukanlah satu-satunya aspek utama yang dicari.

"Justru itu menurut saya sebenarnya di 'The Icon' itu tidak bersuara bagus. Jadi harusnya di Icon itu tidak harus bersuara bagus," katanya dikawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (6/4/2026).

Ahmad Dhani menilai bahwa faktor yang lebih penting adalah karakter kuat dari seorang peserta. Hal tersebut dinilai mampu menciptakan identitas yang membedakan dari penyanyi lainnya.

"Yang penting 'The Iconic'. Banyak penyanyi luar negeri yang suaranya nggak bagus tapi iconic banget," ujarnya.

"Itu harusnya yang membedakan, harusnya ya dengan nama 'icon' itu berbeda dari ajang audisi yang lain," lanjutnya.

Ahmad Dhani juga mencontohkan sejumlah musisi dunia yang dikenal karena keunikan mereka. Meski secara vokal tidak sempurna, mereka tetap memiliki daya tarik yang kuat.

"Ya salah satu contoh yang saya sebutkan tadi, penyanyi yang nggak terlalu bagus nyanyinya tapi iconic banget ya Mick Jagger. Nomor dua lagi Billy Corgan, itu jauh dari bagus suaranya. Kalau mereka berdua suruh nyanyi lagu Judika, ya nggak bisa," jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap peserta yang muncul dalam ajang ini mampu menghadirkan warna baru di industri musik. Ia ingin melihat sesuatu yang berbeda dari generasi sebelumnya.

"Ya yang saya lihat harusnya ya berbeda dari penyanyi-penyanyi sebelumnya ya," katanya.

Pria berusia 53 tahun ini juga menyoroti pentingnya orisinalitas dalam bermusik. Ia tidak ingin melihat peserta yang hanya meniru gaya penyanyi lain.

"Mudah-mudahan nggak ada lagi penyanyi seperti Judika cara nyanyinya gitu ya, atau seperti yang lain-lain gitu karena ya itu udah Judika gitu jangan ada Judika lain," tuturnya.

Bahkan, ia menegaskan bahwa kemiripan dengan penyanyi terkenal bisa menjadi alasan untuk tidak meloloskan peserta. Menurutnya, setiap orang harus memiliki ciri khas sendiri.

"Nggak mungkin kalau ada penyanyi seperti Ariel, udah langsung saya coret gitu karena udah cukup Ariel. Iconic-nya ya ikonnya Ariel, nggak boleh ada 'Next Ariel' gitu. Karena ini judulnya Icon," pungkasnya.

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.