TRIBUNJAKARTA.COM - Viral aksi penumpang perempuan menarik topi petugas pengamanan (PAM) KAI Commuter di Stasiun Manggarai.

Video yang viral di media sosial pada Selasa (7/4/2026) memperlihatkan petugas sedang mencegah penumpang perempuan yang sedang memaksakan diri masuk ke Kereta Rel Listrik (KRL) yang sudah penuh. 

Bahkan, penumpang tersebut sampai ditarik petugas dari pintu kereta khusus wanita. Aksi petugas itu mendapatkan dukungan dari penumpang lain.

PENUMPANG SERANG PETUGAS - Kejadian seorang penumpang wanita yang menarik topi petugas PAM Commuterline (KCI) viral di media sosial pada Selasa (7/4/2026). Perempuan itu diduga tidak terima peringatan petugas yang mencegahnya naik ke dalam gerbong KRL yang sudah penuh sesak. (Tangkapan layar akun Instagram @jabodetabek24_) (Instagram @jabodetabek24_)

Penjelasan KCI

Public Relations Manager KAI Commuter (KCI) Leza Arlan mengatakan, peristiwa yang viral itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di Stasiun Manggarai. 

"KAI Commuter sangat menyayangkan atas kejadian tersebut," tutur Leza dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam.

“Keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa Commuter Line merupakan prioritas utama kami," lanjutnya. 

Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika petugas keamanan yang bertugas di peron 1–2 mendapati seorang pengguna memaksakan masuk ke dalam kereta khusus wanita (KKW) saat pintu akan ditutup. 

Pengguna tersebut tetap berupaya masuk ke dalam kereta sehingga menyebabkan pintu tidak dapat tertutup dengan sempurna. 

"Dan bisa berdampak pada keterlambatan keberangkatan Commuter Line,” kata Leza. 

Petugas telah memberikan imbauan kepada seluruh pengguna agar tidak memaksakan diri masuk ke dalam kereta saat kondisi sudah penuh dan pintu akan ditutup. 

Namun, pengguna tersebut tetap tidak mengindahkan imbauan dan terus memaksakan diri masuk.

 “Untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan commuter line, petugas mengambil tindakan tegas," ungkap Leza. 

"Dengan menarik pengguna tersebut keluar dari kereta, dibantu oleh penumpang lainnya”, lanjutnya. 

KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tidak memaksakan diri masuk ke dalam kereta saat kondisi sudah penuh dan tetap mengutamakan keselamatan. 

Khusus di Stasiun Manggarai pada jam sibuk pukul 06.00–08.00 WIB, setiap harinya terdapat lebih dari 70 perjalanan Commuter Line Bogor maupun Commuter Line Cikarang dengan headway rata-rata 5–7 menit. 

Dengan jadwal tersebut, pengguna dapat menggunakan perjalanan selanjutnya jika kondisi KRL yang akan dinaiki sudah padat. 

Selain itu, di Stasiun Manggarai juga disediakan KRL feeder relasi Manggarai–Angke/Kampung Bandan yang dioperasikan setiap hari untuk mengakomodasi pengguna transit menuju Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Duri atau sebaliknya. 

“Tindakan yang tidak tertib tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat mengganggu perjalanan Commuter Line dan pengguna lainnya," kata Leza dikutip dari Kompas.com.

Viral di Media Sosial

Dikutip dari akun Instagram @infojabodetabek24_, terlihat kondisi peron Stasiun Manggarai sedang dipadati penumpang pada jam sibuk. 

Di tepi peron, tampak KRL yang penuh sesak hendak menutup pintu secara otomatis untuk melanjutkan perjalanan. 

Namun, seorang perempuan berkacamata yang memakai masker dan arloji hitam terlihat memaksakan diri untuk tetap masuk ke dalam KRL. 

Petugas PAM KCI berusaha mencegah perempuan tersebut karena pintu gerbong KRL akan tertutup secara otomatis. 

"Ibu turun, ibu turun!" ujar petugas dengan suara keras sambil memegangi tangan dan bahu perempuan itu. 

"Jaga keamanan ibu, keamanan," lanjutnya masih dengan suara keras. 

Seorang penumpang lain yang masih berada di peron juga ikut menahan perempuan berkacamata tersebut agar tidak memaksakan diri masuk. 

Diduga tidak terima dengan peringatan tersebut, perempuan itu kemudian memegang kepala petugas KCI dan menarik topi petugas hingga terlepas. 

Petugas tidak melakukan perlawanan dan lantas mengenakan topinya kembali. 

Namun, kejadian itu memancing reaksi penumpang perempuan lain yang berkerumun di peron. 

Salah seorang penumpang perempuan menyinggung tindakan perempuan berkacamata tersebut agar tidak egois memaksakan kehendaknya naik ke dalam KRL yang penuh sesak. 

Penumpang tersebut juga mengingatkan bahwa aturan sebagai pengguna KRL harus dipatuhi. 

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Bogor: Petaka Terobos Rel Mobil Ringsek Dihantam KRL, Sopir Mendadak Hilang
  • Baca juga: Sosok Franka Hendra, Dosen Unpam Lulusan Malaysia Kini Lapor Balik soal Tuduhan Pelecehan di KRL
  • Baca juga: Dosen Bergelar Ph.D Diduga Lecehkan Penumpang Wanita di KRL Arah Nambo: Saya Juga Bisa Nuntut

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.